Diskon Tol 30% Picu Lonjakan Arus Balik, 315 Ribu Kendaraan Padati GT Cikampek Utama

Diskon tol 30 persen memicu lonjakan arus balik Lebaran dengan 315 ribu kendaraan memadati GT Cikampek Utama menuju Jakarta.

Jumat, 27 Maret 2026 - 11:00 WIB
Diskon Tol 30% Picu Lonjakan Arus Balik, 315 Ribu Kendaraan Padati GT Cikampek Utama
Sebanyak 315 ribu kendaraan melintas di GT Cikampek Utama saat arus balik Lebaran 2026. Diskon tol 30% jadi pemicu lonjakan signifikan. Foto: Jasa Marga for Hallonews

HALLONEWS.ID – Diskon tarif tol 30 persen memicu lonjakan arus balik Lebaran 2026 dari wilayah timur Trans Jawa menuju Jakarta. Sebanyak 315.220 kendaraan tercatat melintas ke arah Jabodetabek melalui Gerbang Tol Cikampek Utama hingga periode H+4 Idulfitri.

Lonjakan tersebut mencapai 124,18 persen dibandingkan lalu lintas normal yang hanya sekitar 140 ribu kendaraan. Peningkatan signifikan ini dipicu tingginya mobilitas masyarakat sekaligus insentif diskon tarif tol selama arus balik.

Corporate Secretary dan Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, mengatakan potongan tarif masih berlaku untuk perjalanan menerus dari arah timur.

“Diskon tarif 30% masih berlaku hingga kini untuk perjalanan menerus dari GT Kalikangkung hingga GT Cikampek Utama,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).

Selain itu, potongan tarif sebesar 23 persen di ruas Batang–Semarang juga masih diberlakukan hingga akhir Maret. Sejak H-10 hingga H+4 Lebaran (11–25 Maret 2026), total kendaraan dari arah timur Trans Jawa mencapai 491.285 unit atau naik 18,08 persen dibanding kondisi normal.

Pada 26 Maret 2026, volume kendaraan bahkan melonjak hingga 168 persen dibanding hari biasa. Untuk mengantisipasi lonjakan, rekayasa lalu lintas berupa one way lokal diterapkan di ruas Tol Semarang, tepatnya dari Km 425+800 hingga Km 422.

Tak hanya arus balik ke Jakarta, pergerakan kendaraan menuju wilayah timur juga meningkat. Sebanyak 206.785 kendaraan tercatat melintas dari GT Cikampek Utama ke arah timur, naik hampir 50 persen dibanding kondisi normal.

Lonjakan volume kendaraan juga terjadi di sejumlah titik penting, antara lain:

– Gerbang Tol Kalikangkung: kendaraan keluar naik hingga 186%
– Gerbang Tol Banyumanik: arus menuju Jakarta melonjak 147%
– Gerbang Tol Warugunung: arus ke Jakarta naik 74%
– Gerbang Tol Kejapanan Utama: kendaraan menuju Surabaya naik 59%
– Gerbang Tol Singosari: arus ke Surabaya meningkat 75%.

Data tersebut menunjukkan arus balik belum sepenuhnya mereda dan masih berpotensi meningkat dalam beberapa hari ke depan.

Pihak Jasa Marga mengimbau pengguna jalan tol untuk merencanakan perjalanan dengan baik, memastikan kondisi kendaraan prima, menjaga stamina, serta mencukupi bahan bakar dan saldo e-toll.

Informasi lalu lintas terkini dapat diakses melalui layanan One Call Center 133 maupun aplikasi Travoy. (dul)