Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Arus Wisatawan Padati Jalur Puncak Bogor
Arus kendaraan menuju kawasan wisata Puncak Bogor mengalami kepadatan saat libur panjang Kenaikan Yesus Kristus. Polisi siagakan personel dan siapkan rekayasa lalu lintas.

HALLONEWS.ID – Libur panjang peringatan Kenaikan Yesus Kristus dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata ke sejumlah destinasi favorit, salah satunya kawasan Puncak, Bogor.
Tingginya mobilitas wisatawan membuat arus kendaraan menuju jalur wisata tersebut mengalami kepadatan sejak Jumat (15/5/2026) pagi.
Berdasarkan pantauan CCTV Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor sekitar pukul 08.00 WIB, antrean kendaraan terlihat mengular di kawasan Simpang Gadog, pintu utama menuju Jalan Raya Puncak.
Kepadatan didominasi kendaraan pribadi dan bus pariwisata yang datang dari arah Jakarta dan sekitarnya. Laju kendaraan tampak bergerak perlahan dan sesekali berhenti akibat tingginya volume lalu lintas.
Meski arus kendaraan mengalami peningkatan signifikan, hingga pagi hari aparat kepolisian belum menerapkan rekayasa lalu lintas. Sistem buka tutup maupun one way masih belum diberlakukan dan kendaraan masih dapat melintas dari dua arah.
Sementara itu, jajaran Polres Cianjur mulai melakukan langkah antisipasi menghadapi lonjakan kendaraan di jalur Puncak-Cianjur selama masa libur panjang akhir pekan.
Kasat Lantas Polres Cianjur AKP Aang Andi Suhandi mengatakan sebanyak 56 personel telah disiagakan di sejumlah titik rawan kemacetan, khususnya di kawasan Puncak dan Cipanas.
“Petugas akan melakukan berbagai upaya pengaturan lalu lintas, termasuk penerapan sistem satu arah apabila terjadi antrean panjang kendaraan,” ujar AKP Aang.
Selain menempatkan personel, kepolisian juga menyiapkan tim pengurai kemacetan yang akan bergerak cepat ketika antrean kendaraan mulai memanjang dan laju lalu lintas tersendat.
Beberapa titik yang menjadi perhatian di antaranya pertigaan Hanjawar, pertigaan Cibodas, Pasar Cipanas, hingga Jalan Raya Pacet. Polisi juga menyiapkan jalur alternatif untuk mengurangi beban kendaraan apabila antrean mencapai lebih dari lima kilometer.
Petugas mengimbau pengendara agar mematuhi aturan lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan guna menghindari kemacetan yang lebih parah.
Selain faktor kepadatan kendaraan, pengendara juga diminta meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur rawan bencana, terutama di kawasan Puncak hingga jalur selatan Cianjur. Pasalnya, cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah.
Untuk mengantisipasi kondisi darurat selama libur panjang, kepolisian juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait, termasuk menyiagakan alat berat di sejumlah titik rawan bencana dari wilayah utara hingga selatan Cianjur. (opy)
