Marak Penipuan Haji Kilat di Bekasi, Ini Tips Aman agar Tak Jadi Korban

Penipuan haji marak terjadi di Bekasi. Kemenag membagikan tips penting agar warga tidak tertipu iming-iming berangkat cepat dan terhindar dari kerugian besar.

Rabu, 15 April 2026 - 13:15 WIB
Marak Penipuan Haji Kilat di Bekasi, Ini Tips Aman agar Tak Jadi Korban
Kepala Kantor Kemenhaj Kota Bekasi Rian Fauzi. Foto: Hallonews/Abdullah

HALLONEWS.ID – Maraknya kasus penipuan berkedok pemberangkatan haji membuat warga diminta lebih waspada. Kantor Kementerian Haji dan Umrah mengintensifkan sosialisasi dan membagikan tips aman agar masyarakat tidak tertipu iming-iming berangkat haji cepat.

Kepala Kantor Kemenhaj Kota Bekasi Rian Fauzi mengatakan pihaknya telah memperluas penyebaran informasi melalui berbagai kanal resmi, mulai dari media sosial hingga selebaran ke masyarakat dan kelompok bimbingan ibadah haji dan umrah (KBIHU).

“Edukasi kami lakukan lewat Instagram, Facebook, hingga penyebaran flyer ke masyarakat dan KBIHU. Kami juga menggandeng media agar informasi ini menjangkau lebih luas,” kata Rian kepada Hallonews, Rabu (15/4/2026).

Selain sosialisasi, Kemenhaj juga akan berkoordinasi dengan Polres Metro Bekasi Kota untuk membahas penanganan dan langkah lanjutan terkait kasus penipuan yang merugikan warga.

Tak hanya itu, sinergi diperluas hingga ke tingkat wilayah bersama Pemerintah Kota Bekasi, mulai dari kecamatan, kelurahan, hingga RT dan RW guna memperkuat imbauan kewaspadaan.

Rian menegaskan kasus ini menjadi perhatian serius karena memanfaatkan panjangnya antrean haji. Pihaknya bahkan telah melaporkan perkembangan kasus ke jajaran pimpinan pusat Kementerian Agama.

Di tengah situasi tersebut, Kemenag membuka layanan aduan bagi masyarakat yang ingin melakukan konfirmasi atau melaporkan informasi mencurigakan, termasuk saat hari libur.

Tips Aman Hindari Penipuan Haji

Agar tidak menjadi korban, Kemenag Kota Bekasi membagikan sejumlah langkah pencegahan:

– Cek legalitas penyelenggara
Pastikan travel atau pihak yang menawarkan haji terdaftar resmi di Kemenag.

– Jangan tergiur janji berangkat cepat
Waspadai tawaran “jalur khusus” tanpa antrean dengan biaya tidak wajar.

– Verifikasi informasi ke kantor resmi
Datangi langsung kantor Kemenag terdekat jika ragu dengan penawaran yang diterima.

– Hindari transaksi ke rekening pribadi
Pembayaran resmi biasanya melalui rekening perusahaan atau lembaga resmi.

– Laporkan jika mencurigakan
Segera lapor ke Kemenag atau aparat kepolisian jika menemukan indikasi penipuan.

“Masyarakat jangan mudah percaya, apalagi jika ditawari percepatan keberangkatan haji oleh pihak yang tidak jelas,” tegasnya.

Kemenhaj berharap dengan peningkatan sosialisasi dan kewaspadaan masyarakat, kasus penipuan berkedok haji di Bekasi tidak kembali terulang. (dul)