Minim Keselamatan Jadi Sorotan, Dewan Dorong Perlindungan Lebih Besar bagi Relawan Kebencanaan

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Dadiyono meminta BPBD memberikan dukungan lebih besar kepada relawan kebencanaan, termasuk perlengkapan keselamatan agar mereka dapat bertugas dengan aman saat bencana terjadi.

Rabu, 3 Juni 2026 - 0:04 WIB
Minim Keselamatan Jadi Sorotan, Dewan Dorong Perlindungan Lebih Besar bagi Relawan Kebencanaan
Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Dadiyono. (Hallonews/Feris Pakpahan).

HALLONEWS.ID – Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta memberikan perhatian lebih serius terhadap kebutuhan relawan kebencanaan yang selama ini menjadi ujung tombak saat kondisi darurat terjadi.

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Dadiyono menilai keberadaan relawan memiliki peran vital dalam membantu masyarakat ketika bencana melanda.

“Dalam banyak situasi, relawan menjadi pihak pertama yang hadir di lokasi sebelum bantuan resmi datang,” ujar Dadiyono pada Selasa (2/6/2026).

Menurutnya, pengabdian para relawan harus dibarengi dengan dukungan perlengkapan keselamatan yang memadai.

“Peralatan seperti jaket pelampung, sepatu bot, hingga alat pelindung diri dinilai menjadi kebutuhan dasar yang tidak boleh diabaikan,” katanya.

Dadiyono mengingatkan bahwa relawan tidak boleh dibiarkan bekerja dengan risiko tinggi tanpa perlindungan yang cukup.

“Sebab, keselamatan mereka juga harus menjadi prioritas dalam sistem penanggulangan bencana,” ucapnya.

Ia menegaskan dukungan terhadap relawan tidak cukup hanya melalui pembentukan kelompok siaga bencana.

Pemprov DKI Jakarta perlu memastikan setiap relawan memiliki sarana yang memadai agar dapat menjalankan tugas kemanusiaan dengan aman dan efektif.

Menurutnya, keberadaan relawan dari unsur masyarakat, Karang Taruna, maupun komunitas warga merupakan kekuatan besar yang harus terus diperkuat dalam menghadapi berbagai potensi bencana di Jakarta.

“Karena itu, DPRD berharap kebutuhan perlengkapan relawan dapat masuk dalam prioritas program pemerintah sehingga mereka dapat menjalankan tugas kemanusiaan tanpa harus mempertaruhkan keselamatan diri sendiri,” tandasnya. (fer)