Miris! 48 Titik Bencana Kepung Kabupaten Bekasi, 4.373 KK Jalani Puasa di Pengungsian

48 titik banjir dan longsor kepung Kabupaten Bekasi saat Ramadan. BPBD mencatat 4.373 KK terdampak dan ratusan warga masih mengungsi di sejumlah wilayah.

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:15 WIB
Miris! 48 Titik Bencana Kepung Kabupaten Bekasi, 4.373 KK Jalani Puasa di Pengungsian
Infografis siaga bencana hidrometeorologi di Kabupaten Bekasi yang memuat peta sebaran banjir dan longsor, jumlah titik terdampak, serta data warga mengungsi selama Ramadan 2026. Foto: BPBD Kabupaten Bekasi for Hallonews

HALLONEWS.ID – Ribuan warga di Kabupaten Bekasi masih menjalani ibadah puasa di tengah kepungan banjir dan longsor. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bekasi (BPBD) mencatat sebanyak 4.373 kepala keluarga (KK) terdampak di 22 desa yang tersebar di sembilan kecamatan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, mengatakan penanganan darurat masih terus dilakukan hingga Sabtu sore.

“Fokus kami memastikan warga tetap bisa menjalankan ibadah Ramadan dengan layak melalui distribusi bantuan logistik dan pendirian tenda pengungsian,” kata Dodi, Sabtu (21/2/2026).

Di wilayah utara Bekasi seperti Tarumajaya dan Muaragembong, ratusan warga terpaksa mengungsi. Ketinggian air di Desa Muarabakti mencapai sekitar 80 sentimeter, sementara Desa Sukamekar sekitar 70 sentimeter. Air merendam rumah warga hingga fasilitas umum.

Untuk memenuhi kebutuhan dasar pengungsi, BPBD bersama Dinas Sosial dan relawan telah mengoperasikan dapur umum. Tim gabungan juga terus melakukan asesmen dan evakuasi bagi warga yang masih terisolasi akibat banjir.

“Assessment dan evakuasi terus kami lakukan untuk memastikan warga yang terjebak di rumah terendam bisa segera mendapatkan akses bantuan,” ujar Dodi.

Selain banjir, ancaman longsor juga terjadi di wilayah perbukitan. Tercatat 11 titik longsor, dengan konsentrasi terbesar di Desa Sukamukti dan Desa Sukabungah.

BPBD mengimbau warga tetap waspada, terutama saat hujan deras turun menjelang waktu berbuka puasa dan pelaksanaan salat Tarawih. Sinergi TNI, Polri, dan relawan terus diperkuat untuk mengantisipasi dampak lanjutan di seluruh 48 titik kejadian.

“Kami minta masyarakat tetap waspada, khususnya saat hujan deras. Kesiapsiagaan kami perkuat bersama TNI, Polri, dan relawan di 48 titik kejadian,” tandasnya. (dul)