Mupel Jabar 2 Gelar Musyawarah Tahunan 2026 di GPIB Cornelius Lido, Tekankan Sinergi dan Kolaborasi Jemaat

Musyawarah Pelayanan (Mupel) Jabar 2 tahun 2026 digelar di GPIB Cornelius Lido. Kegiatan ini menekankan komitmen sinergi, kolaborasi jemaat, serta program pelayanan dan kepedulian sosial di Jawa Barat

Kamis, 12 Maret 2026 - 0:30 WIB
Mupel Jabar 2 Gelar Musyawarah Tahunan 2026 di GPIB Cornelius Lido, Tekankan Sinergi dan Kolaborasi Jemaat
Para peserta sidang Musyawarah Pelayanan (Mupel) Jabar 2 di GPIB Cornelius Lido, Bogor. Foto: Hallonews.id/Humas GPIB Zebaoth Bogor

HALLONEWS.ID – Musyawarah Tahunan Musyawarah Pelayanan (Mupel) Jawa Barat 2 tahun 2026 menegaskan komitmen gereja dalam membangun pelayanan dan kepedulian sosial yang terstruktur serta berkelanjutan di tengah masyarakat.

Ketua Badan Pelaksana (BP) Mupel Jabar 2, Pdt Margie Ririhena de-Wanna, menyampaikan bahwa seluruh program pelayanan yang dijalankan merupakan bentuk komitmen bersama jemaat dalam membangun sinergi dan kolaborasi pelayanan di wilayah Jawa Barat.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Majelis Sinode GPIB yang hadir memberikan arahan dalam kegiatan musyawarah tahunan tersebut, serta kepada jemaat GPIB Cornelius Lido yang menjadi tuan rumah kegiatan.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya musyawarah tahunan ini, termasuk 24 jemaat di Mupel Jabar 2 yang selama satu tahun terakhir aktif mendukung berbagai program dan kegiatan pelayanan,” ujarnya Rabu (11/3/2026).

Menurut Ketua Majelis Jemaat (KMJ) GPIB Zebaoth Bogor ini, meski masih terdapat beberapa jemaat yang mengalami kendala dalam partisipasi program akibat rentang wilayah pelayanan yang luas serta perbedaan klasifikasi jemaat, secara umum dukungan terhadap program kerja pelayanan tetap berjalan dengan baik.

Dosen Teologia ini menegaskan, dalam periode pelayanan tahun berjalan, Mupel Jabar 2 juga berhasil merealisasikan sejumlah program kepedulian sosial secara nyata, di antaranya pelunasan rumah Pastori di Sukabumi serta pembayaran BPJS bagi pendeta emeritus beserta pasangan, janda pendeta, dan anak-anak di wilayah Mupel Jabar 2 yang jumlahnya mencapai 45 orang.

“Dukungan ini merupakan bentuk nyata komitmen kasih dalam pelayanan, sekaligus wujud kepedulian bersama dalam membangun kehidupan bergereja yang saling menopang,” jelasnya.

Pdt Margie menambahkan, dalam penyusunan program kerja dan anggaran tahun pelayanan berikutnya, Mupel Jabar 2 akan terus memperkuat komitmen pelayanan melalui kolaborasi antara mupel dan jemaat-jemaat.

Hal ini sejalan dengan pelaksanaan berbagai program dalam lingkup pelayanan gereja yang membutuhkan peran aktif kedua unsur tersebut.

Selain itu, lulusan S3 teologi ini mengatakan, beberapa program pelayanan juga masih akan dilaksanakan dalam waktu dekat, di antaranya kegiatan PAKET (Pesta Kreativitas) Pelkat PT serta program Germasa berbagi takjil yang dijadwalkan berlangsung pada 14 Maret 2026 di 24 jemaat Mupel Jabar 2.

Program berbagi takjil tersebut menjadi bagian dari semangat inklusivitas gereja dalam membangun hubungan sosial yang harmonis dengan masyarakat di Jawa Barat.

Melalui berbagai program tersebut, Mupel Jabar 2 berharap pelayanan gereja tidak hanya berfokus pada kehidupan internal jemaat, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.

“Kami ingin terus mengembangkan semangat silih asih, silih asuh, silih asah dan silih wangi dalam kehidupan bergereja di bumi Pasundan, sehingga kehadiran jemaat menjadi berkat dan memuliakan Tuhan,” tutupnya. (opy)