Muscab PPP Kota Bogor Tetapkan Lima Formatur, Susun Kepengurusan Baru
Muscab DPC PPP Kota Bogor menetapkan lima formatur yang akan menyusun kepengurusan baru.

HALLONEWS.ID – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan Kota Bogor menggelar Musyawarah Cabang (Muscab).
Agenda tersebut menghasilkan penetapan lima orang tim formatur yang bertugas menyusun kepengurusan partai periode mendatang.
Ketua DPC PPP Kota Bogor, Zaenul Mutaqin, menjelaskan bahwa tim formatur memiliki mandat penuh untuk menentukan struktur kepengurusan, termasuk posisi ketua, sekretaris, dan bendahara.
“Lima orang ini akan menggelar rapat untuk menentukan siapa ketua DPC, sekretaris, bendahara, dan struktur lainnya,” ujar Zaenul, Selasa dikutip wartawan media ini (21/4/2026).
Ia menambahkan, rapat formatur dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat. Bahkan, pembahasan awal ditargetkan sudah dimulai pada Selasa, 21 April 2026.
Setelah keputusan dihasilkan, susunan kepengurusan akan diajukan ke Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) untuk kemudian mendapatkan pengesahan melalui Surat Keputusan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP.
“Jika dalam rapat formatur saya ditetapkan sebagai ketua, maka saya akan menunjuk sekretaris, bendahara, dan struktur lainnya,” jelasnya.
Komposisi tim formatur berasal dari berbagai unsur internal partai, yakni perwakilan Pimpinan Anak Cabang (PAC), DPC, serta perwakilan dari DPW dan DPP.
Dari tingkat PAC, dua nama yang telah dipastikan masuk dalam tim formatur adalah Adam Malik selaku Ketua PAC Bogor Tengah dan Ahmad Chotib Sarbini sebagai Ketua PAC Bogor Timur.
Sementara dari unsur DPC, Zaenul Mutaqin turut menjadi bagian dari tim tersebut.
Namun demikian, Zaenul menyebutkan bahwa perwakilan dari DPW dan DPP masih dalam proses penentuan.
“Untuk DPW dan DPP itu menjadi kewenangan mereka. Yang sudah pasti dari Kota Bogor ada tiga nama yang tadi disebutkan,” pungkasnya.
Dengan terbentuknya tim formatur ini, proses penataan struktur kepengurusan Partai Persatuan Pembangunan Kota Bogor diharapkan dapat segera rampung dan memperkuat konsolidasi internal partai ke depan. (opy)
