Pemkab Tangerang Perluas Akses Kuliah Gratis, Maesyal Rasyid: Jangan Sampai Anak Berprestasi Gagal karena Biaya

Program Beasiswa Tangerang Gemilang membuka harapan baru bagi keluarga kurang mampu. Ratusan mahasiswa kini dapat menempuh pendidikan tinggi tanpa terbebani biaya.

Senin, 27 Juli 2026 - 17:30 WIB
Pemkab Tangerang Perluas Akses Kuliah Gratis, Maesyal Rasyid: Jangan Sampai Anak Berprestasi Gagal karena Biaya
Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menegaskan pendidikan menjadi investasi utama daerah. Foto: Pemkab Tangerang for Hallonews.

HALLONEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Tangerang kembali menegaskan komitmennya memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan kerja sama Program Beasiswa Tangerang Gemilang dan Beasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) PG-PAUD bersama Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), yang disaksikan langsung Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid di Auditorium UMT, Kota Tangerang, Banten.

Bupati Maesyal Rasyid menilai program tersebut menjadi salah satu langkah strategis untuk melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas sekaligus membuka kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat, terutama keluarga dengan keterbatasan ekonomi, agar dapat mengenyam pendidikan tinggi.

Menurut Maesyal, kolaborasi antara Pemkab Tangerang dan UMT menjadi bukti nyata bahwa pendidikan harus bisa diakses seluruh lapisan masyarakat tanpa terkendala persoalan biaya.

“Hari ini kami bersama Pak Sekda dan jajaran menghadiri penandatanganan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Universitas Muhammadiyah Tangerang dalam pelaksanaan Program Beasiswa Tangerang Gemilang,” ujar Maesyal pada Senin (27/7/2026).

Ia mengungkapkan, sepanjang 2025 hingga 2026 lebih dari 485 mahasiswa asal Kabupaten Tangerang telah memperoleh beasiswa penuh di UMT.

Seluruh penerima beasiswa mendapatkan pembiayaan pendidikan secara menyeluruh, mulai dari biaya pendaftaran, formulir, uang kuliah hingga menyelesaikan studi selama empat tahun.

“Alhamdulillah, masyarakat Kabupaten Tangerang dari keluarga kurang mampu sudah kita fasilitasi untuk kuliah. Semua biaya pendidikan ditanggung hingga mereka lulus,” katanya.

Maesyal menegaskan, investasi di sektor pendidikan merupakan langkah penting untuk menyiapkan generasi yang mampu menjadi motor pembangunan daerah di masa mendatang.

Ia berharap para penerima beasiswa dapat menyelesaikan pendidikan, menjadi sarjana, kemudian berkontribusi sebagai sumber daya manusia unggul bagi Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, hingga Indonesia.

Karena itu, Pemkab Tangerang berkomitmen meningkatkan jumlah penerima Program Beasiswa Tangerang Gemilang setiap tahun agar semakin banyak anak-anak berprestasi yang dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Kami akan terus menambah kuota penerima beasiswa. Harapannya semakin banyak generasi muda Kabupaten Tangerang yang bisa kuliah dan menjadi bagian dari pembangunan daerah,” ucapnya.

Selain bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Tangerang, Pemerintah Kabupaten Tangerang (Pemkab) juga menyalurkan beasiswa ke sejumlah perguruan tinggi lain, di antaranya Universitas Al-Azhar Mesir, IPB University, Swiss German University (SGU), Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug, serta berbagai kampus lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Maesyal turut menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan dua putra-putri Kabupaten Tangerang yang berhasil memperoleh beasiswa untuk menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran.

Ia berharap keduanya mampu menyelesaikan studi dengan baik dan kelak kembali mengabdikan ilmu yang dimiliki untuk melayani masyarakat.

Program Beasiswa Tangerang Gemilang sendiri diprioritaskan bagi masyarakat yang masuk kelompok Desil 1 hingga Desil 4, yakni keluarga yang membutuhkan dukungan pemerintah agar tetap dapat mengakses pendidikan tinggi.

“Kami ingin keterbatasan ekonomi tidak lagi menjadi penghalang bagi anak-anak Kabupaten Tangerang untuk meraih cita-cita sebagai sarjana,” tegas Maesyal.

Salah seorang penerima Beasiswa Kedokteran UMT, Intan Nurfadilah, warga Desa Gintung, Kecamatan Sukadiri, mengaku tak mampu menyembunyikan rasa harunya setelah dinyatakan lolos sebagai penerima beasiswa.

Ia mengaku sebelumnya tidak pernah membayangkan bisa mengenyam pendidikan di Fakultas Kedokteran karena keterbatasan ekonomi keluarga.

“Awalnya saya tidak berani bermimpi terlalu tinggi. Namun melalui Program Beasiswa Tangerang Gemilang, saya mendapat kesempatan untuk kembali mengejar cita-cita menjadi dokter. Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Bupati serta Pemerintah Kabupaten Tangerang atas kesempatan yang luar biasa ini,” pungkasnya. (fer)