Prabowo Minta Kebijakan Diskon Harga Transportasi demi Kelancaran Arus Mudik

Presiden Prabowo meminta Menteri Perhubungan memastikan diskon tiket pesawat, kereta api, kapal laut, dan jalan tol benar-benar terlaksana.

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:45 WIB
Prabowo Minta Kebijakan Diskon Harga Transportasi demi Kelancaran Arus Mudik
Presiden Prabowo memimpin rapat kabinet terkait kesiapan mudik Lebaran 1447H, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026). Foto: Hallonews/Dok. Setpres

HALLONEWS.ID – Presiden RI Prabawo Subianto meminta kebijakan diskon harga transportasi dijalankan sebaik-baiknya dan sarana milik TNI-Polri dikerahkan untuk membantu kelancaran arus mudik.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memimpin rapat kabinet dengan salah satu fokus tema kesiapan mudik Lebaran Idulfitri 1447 Hijiriah, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026).

“Saya minta Menhub untuk memastikan bahwa kebijakan diskon harga bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya baik diskon tiket pesawat, kereta api, kapal laut dan jalan tol, dan memastikan pelayanan yang baik di setiap tempat,” kata Prabowo di Istana Negara.

Prabowo pun meminta Menteri Perhubungan memastikan diskon tiket pesawat, kereta api, kapal laut, dan jalan tol benar-benar terlaksana. Lanjut ia menekankan pentingnya pelayanan yang baik di setiap titik keberangkatan dan kedatangan.

Ia juga meminta Panglima TNI dan Kapolri mengerahkan sarana yang dimiliki TNI-Polri untuk membantu kelancaran mudik.

Menurut Presiden, kapal milik angkatan laut, angkatan darat, maupun aset kepolisian bisa diperbantukan dengan koordinasi Kementerian Perhubungan.

Presiden juga meminta kualitas pelayanan di rest area, pelabuhan, bandara, dan stasiun ditingkatkan.

“Antrean yang tidak terkendali harus dihindari. Selain itu, ketersediaan BBM, pasokan listrik, dan jaringan internet juga diminta tetap stabil.Utamakan keselamatan di jalan. Dan persiapkan segala aspek dengan matang,” ujar Prabowo.

Presiden juga menginstruksikan kepada Menteri Perhubungan melaporkan kesiapan mudik, Kapolri menyampaikan kondisi keamanan dan lalu lintas. Serta Menteri ESDM melaporkan ketersediaan BBM dan langkah mitigasi menghadapi krisis dunia. (agn)