Puncak Arus Balik Membludak, 22 Gardu Tol Cikampek Utama Dibuka

Puncak arus balik Lebaran 2026, 22 gardu GT Cikampek Utama dibuka untuk arah Jakarta. Simak strategi Jasa Marga mengurai kemacetan

Selasa, 24 Maret 2026 - 21:02 WIB
Puncak Arus Balik Membludak, 22 Gardu Tol Cikampek Utama Dibuka
Puncak arus balik Lebaran 2026, 22 gardu GT Cikampek Utama dibuka untuk arah Jakarta. Hallonews

HALLONEWS.ID – Menghadapi lonjakan kendaraan pada puncak arus balik Lebaran 2026, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mengoptimalkan operasional di Gerbang Tol Cikampek Utama.

Sebanyak 22 gardu transaksi disiapkan khusus untuk melayani kendaraan dari arah Transjawa menuju Jakarta. Kebijakan ini dilakukan guna mengurai kepadatan lalu lintas yang diprediksi mencapai puncaknya pada Selasa (24/3/2026).

Selain itu, delapan gardu lainnya tetap difungsikan untuk melayani kendaraan dari arah Jakarta menuju Transjawa. Skema ini diterapkan sebagai bagian dari rekayasa lalu lintas nasional, termasuk pemberlakuan sistem one way selama periode arus balik.

Pihak JTT juga menyiapkan langkah tambahan dengan mengoperasikan gardu tol alternatif, yakni Cikampek Utama 8 (Cikatama 8), yang dapat digunakan secara situasional jika terjadi lonjakan volume kendaraan dari wilayah timur.

Tak hanya itu, sebanyak 19 unit Mobile Reader (MR) disiagakan untuk mempercepat proses transaksi di gerbang tol. Teknologi ini memungkinkan pembayaran dilakukan lebih cepat sehingga mengurangi antrean panjang kendaraan.

Untuk memastikan kelancaran, petugas juga ditempatkan di berbagai titik strategis guna membantu pengaturan lalu lintas dan memberikan pelayanan kepada pengguna jalan.

Pemantauan kondisi arus kendaraan dilakukan secara real time melalui sistem CCTV yang terintegrasi dengan pusat kendali lalu lintas.

JTT mengimbau para pemudik agar merencanakan perjalanan dengan matang. Pengendara juga diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, fisik tetap fit, serta saldo uang elektronik mencukupi sebelum memasuki jalan tol.

Langkah ini diharapkan mampu menjaga kelancaran arus balik Lebaran 2026, terutama di jalur utama Tol Trans Jawa yang menjadi jalur favorit masyarakat kembali ke ibu kota. (dul)