Ratusan Pesilat Hadiri Lebaran Jawara Perkuat Budaya dan Jatidiri Bangsa

Ratusan pesilat dari 65 perguruan hadir dalam Lebaran Jawara di Bogor untuk memperkuat pelestarian pencak silat sebagai warisan budaya Indonesia.

Senin, 27 April 2026 - 15:20 WIB
Ratusan Pesilat Hadiri Lebaran Jawara Perkuat Budaya dan Jatidiri Bangsa
Sebanyak 250 pesilat dari 65 perguruan memeriahkan acara Lebaran Jawara di Bogor. (Dompet Dhuafa for Hallonews)

HALLONEWS.ID – Sebanyak 250 pesilat dari 65 perguruan memeriahkan acara Lebaran Jawara yang digelar Kampung Silat Jampang (KSJ) di Zona Madina, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (25/2).

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pelestarian pencak silat sebagai warisan budaya tak benda Indonesia yang telah diakui UNESCO.

Acara yang diinisiasi GREAT Edunesia Dompet Dhuafa ini mengusung tema “Kuatkan Persaudaraan, Bawa Silat ke Puncak Kejayaan”.

Selain menjadi ajang silaturahmi, Lebaran Jawara juga difokuskan pada penguatan kapasitas guru silat, pengembangan kelas pencak silat di sekolah, serta membangun jaringan antara perguruan tradisi dan prestasi.

Kepala Divisi Pengembangan Program Riset dan Budaya GREAT Edunesia, Haryo Mojopahit, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi bagi para pesilat yang terus menjaga eksistensi budaya bangsa.

Menurutnya, pencak silat bukan sekadar seni bela diri, tetapi juga sarana pembentukan karakter dan identitas budaya.

Ketua Umum KSJ, H. Daswara Sulanjana, menegaskan komitmen organisasinya dalam melestarikan silat tradisi. Ia menyebut para jawara memiliki peran penting dalam menjaga warisan budaya agar tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat.

Direktur Eksekutif GREAT Edunesia, Mulyadi Saputra, menekankan pentingnya kolaborasi untuk membawa pencak silat ke tingkat global.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, yang mengapresiasi kiprah KSJ selama 12 tahun sebagai motor penggerak silat di daerah.

Sementara itu, perwakilan Kementerian Kebudayaan, Prof. Dr. Ismunandar, Ph.D., menyebut Lebaran Jawara sebagai pengingat pentingnya regenerasi budaya. Ia berharap pencak silat tidak hanya lestari, tetapi juga dapat menembus ajang Olimpiade di masa depan.

Melalui kegiatan ini, Dompet Dhuafa berharap tercipta sinergi kuat antar pelaku silat dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya Indonesia secara berkelanjutan. (adv)