Respons Cepat Polri, Lansia Muntah Darah Dievakuasi ke RS di Gunung Mas Bogor
Anggota Polri yang bertugas dalam Operasi Ketupat 2026 mengevakuasi pengendara lansia yang mengalami muntah darah dan pingsan di kawasan Gunung Mas Bogor.

HALLONEWS.ID – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melalui Satgas Preventif Operasi Ketupat 2026 bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kondisi darurat medis yang dialami seorang pengendara lansia di kawasan Gunung Mas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Empat personel Detasemen Perintis yang sedang bertugas melakukan pengaturan lalu lintas bersama anggota Satlantas Polres Bogor menerima laporan mengenai seorang pengendara lansia yang pingsan dan mengalami muntah darah sehingga membutuhkan penanganan medis segera.
Mendapatkan laporan tersebut, petugas langsung menuju lokasi, melakukan evakuasi, dan memberikan pengawalan menuju Rumah Sakit Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo agar korban segera mendapatkan penanganan medis.
Setibanya di rumah sakit, korban langsung ditangani tim medis dan kondisi pengendara lansia tersebut dilaporkan telah membaik serta berhasil diselamatkan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 yang tidak hanya berfokus pada pengamanan arus mudik dan arus balik, tetapi juga mengedepankan pendekatan kemanusiaan serta pelayanan kepada masyarakat.
Kasatgas Humas Operasi Ketupat 2026, Tjahyono Saputro, mengatakan respons cepat anggota di lapangan merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.
“Operasi Ketupat ini adalah operasi kemanusiaan. Setiap personel kami di lapangan tidak hanya fokus pada pengamanan, tetapi juga harus peka dan sigap membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan, terutama dalam kondisi darurat,” ujarnya seperti dikutip, Selasa (24/3/2026).
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antar satuan di lapangan menjadi kunci dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama Operasi Ketupat berlangsung.
Polri mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan kondisi kesehatan selama perjalanan, khususnya saat arus mudik dan balik Lebaran, serta tidak ragu memanfaatkan layanan darurat Polri melalui call center 110 apabila membutuhkan bantuan di lapangan.
Polri menegaskan akan terus hadir memberikan pelayanan terbaik guna memastikan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan masyarakat selama periode Lebaran. (opy)
