Sadis! Perampok SPBU Babelan Bekasi Pukul dan Sekap 5 Karyawan, Rp130 Juta Raib
Perampokan terjadi di SPBU Babelan, Kabupaten Bekasi. Lima karyawan dipukul dan disekap oleh komplotan pelaku bersenjata yang diduga pistol mainan sebelum membawa kabur uang Rp130 juta.

HALLONEWS.ID – Aksi perampokan brutal terjadi di sebuah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di kawasan Babelan, Kabupaten Bekasi, pada Selasa (10/3/2026) dini hari.
Dalam aksi tersebut, komplotan pelaku memukul dan menyekap lima karyawan SPBU sebelum membobol brankas dan membawa kabur uang tunai sekitar Rp130 juta.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.30 WIB di SPBU yang berada di Jalan Raya Babelan ketika kondisi lokasi masih relatif sepi.
Sekitar empat orang pelaku tiba-tiba datang ke lokasi dan langsung mengancam para pegawai yang sedang bertugas.
Para pelaku menodongkan senjata yang diduga pistol mainan kepada para karyawan untuk melumpuhkan perlawanan.
Kapolres Metro Bekasi Sumarni mengatakan salah satu korban sempat mencoba melawan sehingga mengalami luka.
“Korban berinisial M (62) mengalami luka di tangan kiri setelah melakukan perlawanan terhadap para pelaku,” kata Sumarni, Rabu (11/3/2026).
Korban lain berinisial B (49) juga mengalami kekerasan setelah berusaha mempertahankan diri.
“Korban B mengalami tendangan dan pukulan dari pelaku,” ujarnya.
Lima Karyawan Diikat dan Disekap
Sementara tiga karyawan lainnya, yakni A (24), M (44), dan H (53), diperlakukan lebih brutal.
Para pelaku menutup kepala korban menggunakan selimut, kemudian mengikat tangan mereka dengan kabel, lakban, dan tali rafia.
Menurut Sumarni, tindakan tersebut dilakukan agar para korban tidak bisa melawan saat pelaku menjalankan aksinya.
“Para korban diikat dan disekap agar tidak bisa melawan saat pelaku menjalankan aksinya,” katanya.
Brankas SPBU Dibobol
Setelah memastikan para karyawan tidak berdaya, para pelaku kemudian membobol brankas penyimpanan uang hasil penjualan bahan bakar.
Dalam aksi tersebut, komplotan perampok berhasil membawa kabur uang tunai sekitar Rp130 juta sebelum melarikan diri dari lokasi kejadian.
Petugas dari Polres Metro Bekasi bersama Polsek Babelan langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan kejadian.
Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan sejumlah barang bukti.
Selain itu, aparat juga memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi untuk mengidentifikasi para pelaku.
“Kami masih melakukan penyelidikan dan mengejar para pelaku yang terlibat dalam peristiwa ini,” kata Sumarni.
Hingga kini aparat kepolisian masih memburu komplotan perampok tersebut, sementara para korban telah dimintai keterangan guna membantu proses penyelidikan lebih lanjut. (dul)
