Sampah Liar Kembali Cemari Lereng Riung Gunung Puncak, DLH dan PTPN I Regional 2 Angkut Enam Kubik Sampah
DLH Wilayah III Ciawi bersama PTPN I Regional 2 membersihkan tumpukan sampah liar di lereng Riung Gunung, Puncak, Kabupaten Bogor. Sebanyak enam kubik sampah berhasil diangkut dalam operasi kebersihan

HALLONEWS.ID – Tumpukan sampah liar kembali mencemari lahan milik PTPN I Regional 2 yang berada di bawah lereng perbukitan Riung Gunung, Jalan Raya Puncak, Kabupaten Bogor.
Kondisi tersebut dinilai mengganggu keindahan kawasan wisata sekaligus berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak segera ditangani.
Menindaklanjuti persoalan itu, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Wilayah III Ciawi bersama PTPN I Regional 2 menggelar operasi kebersihan dengan mengerahkan personel serta armada pengangkut sampah.
Kepala UPT DLH Wilayah III Ciawi, Hendri Iskandar, mengatakan proses pembersihan dilakukan secara kolaboratif karena lokasi tumpukan sampah berada di bawah lereng bukit sehingga membutuhkan penanganan khusus.
“Kami menerjunkan dua unit dump truck untuk mengangkut sampah. Hingga proses pembersihan berlangsung, sekitar enam kubik sampah berhasil diangkut dari lokasi,” ujar Hendri.
Menurutnya, persoalan sampah liar di sepanjang koridor Jalan Raya Puncak masih menjadi tantangan yang terus berulang.
Meski pembersihan rutin dilakukan, masih ditemukan oknum yang membuang sampah sembarangan sehingga tumpukan kembali muncul di sejumlah titik.
Hendri menegaskan, penyelesaian masalah sampah tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Diperlukan kesadaran dan keterlibatan seluruh pihak, termasuk masyarakat serta wisatawan, agar kebersihan kawasan Puncak tetap terjaga.
Sementara itu, Asisten Manager Legal dan Umum PTPN I Regional 2, Asep Zenal Muttaqin, menegaskan pihaknya berkomitmen menjaga kebersihan lingkungan di kawasan Puncak melalui sinergi dengan pemerintah daerah.
“Permasalahan sampah liar di kawasan Jalan Raya Puncak tidak bisa ditangani sendiri. Karena itu kami berkolaborasi dengan DLH agar lingkungan tetap bersih dan nyaman,” katanya dikutip wartawan media ini Jumat (10/7/2026).
Asep menjelaskan, keberadaan sampah liar tidak hanya menimbulkan kesan kumuh, tetapi juga merusak estetika kawasan Puncak sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Bogor.
Jika kondisi tersebut terus dibiarkan, citra kawasan wisata dikhawatirkan akan ikut terdampak.
Karena itu, ia mengajak masyarakat dan para pengunjung untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.
“Menjaga kebersihan kawasan wisata merupakan tanggung jawab bersama. Dengan kepedulian semua pihak, kawasan Puncak dapat tetap bersih, nyaman, dan menjadi destinasi yang menarik bagi wisatawan,” tutupnya. (opy)
