Solusi Banjir Jakarta, Pramono Andalkan Normalisasi Tiga Sungai

Hujan dengan curah tinggi mencapai 264 mm memicu banjir di Jakarta. Sebanyak 148 RT dan 20 ruas jalan tergenang. Gubernur DKI Pramono Anung menyebut normalisasi sungai menjadi langkah penting mengurangi banjir.

Minggu, 8 Maret 2026 - 14:00 WIB
Solusi Banjir Jakarta, Pramono Andalkan Normalisasi Tiga Sungai
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Hallonews

HALLONEWS.ID – Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta sejak malam hingga pagi hari memicu banjir di berbagai titik ibu kota pada Minggu (8/3/2026).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat ratusan rukun tetangga terdampak genangan dengan ketinggian air bervariasi.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan banjir kali ini dipicu curah hujan yang sangat tinggi.

Berdasarkan data yang diterimanya, intensitas hujan bahkan mencapai sekitar 264 milimeter dalam satu hari.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu faktor utama meningkatnya volume air di sejumlah sungai yang melintasi Jakarta.

Meski demikian, Pemprov DKI Jakarta terus berupaya menekan dampak banjir melalui berbagai program pengendalian air, termasuk normalisasi beberapa sungai penting.

“Saat ini proses normalisasi sedang dilakukan di tiga aliran sungai utama, yakni Sungai Ciliwung, Kali Cakung Lama, dan Kali Krukut,” katanya.

Ia berharap pengerjaan normalisasi tersebut mampu mengurangi risiko banjir di masa mendatang, terutama ketika hujan dengan intensitas tinggi melanda wilayah ibu kota.

Salah satu proyek yang masih berjalan adalah normalisasi Kali Cakung Lama yang ditargetkan selesai pada 2027. Jika proyek ini rampung, pemerintah optimistis dampak banjir di beberapa kawasan Jakarta bisa berkurang secara signifikan.

Namun demikian, Pramono mengakui banjir kemungkinan tidak dapat sepenuhnya dihilangkan dari Jakarta. Hal ini berkaitan dengan kondisi geografis ibu kota yang sebagian wilayahnya memiliki permukaan tanah lebih rendah dibandingkan permukaan air laut.

kali krukut
Normalisasi Kali Krukut diharapkan dapat mengurangi banjir Jakarta. foto. Dok. Hallonews.id

Ratusan RT Terendam Banjir

Sementara itu, data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta menunjukkan banjir masih merendam sejumlah wilayah hingga pagi hari.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji menyebutkan hingga pukul 09.00 WIB terdapat 148 RT serta 20 ruas jalan yang mengalami genangan.

Ketinggian air di beberapa lokasi bahkan dilaporkan mencapai sekitar 1,7 meter, sehingga aktivitas warga terganggu.

BPBD bersama berbagai instansi terkait langsung mengerahkan personel untuk memantau kondisi lapangan. Upaya penanganan dilakukan dengan penyedotan air, pembersihan saluran, serta memastikan sistem drainase dan tali air berfungsi dengan baik.

Pemerintah daerah juga terus memantau perkembangan cuaca serta kondisi sungai untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi. (fer)