Viral Penyapu Jalan di Bekasi Ditabrak Motor Terpental ke Lubang Galian
Viral CCTV tabrak lari di Cikarang, Kabupaten Bekasi. Seorang petugas penyapu jalan terpental ke lubang galian usai ditabrak pemotor hingga mengalami patah tulang.

HALLONEWS.ID – Seorang penyapu jalan menjadi korban tabrak lari. Peristiwa yang terekam CCTV dan viral di media sosial itu memicu kemarahan publik setelah pelaku kabur usai melihat korban terjatuh ke lubang galian kabel sedalam dua meter.
Korban diketahui bernama Ama Fatmawati (52), petugas kebersihan di wilayah Cikarang Pusat. Insiden terjadi di Jalan Tegal Danas, Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Senin (4/5/2026) sekitar pukul 08.30 WIB.
Dalam rekaman CCTV yang beredar, Ama terlihat tengah menyapu di pinggir jalan mengenakan seragam oranye. Tiba-tiba sebuah sepeda motor melaju kencang dan menghantam tubuhnya hingga terpental ke dalam lubang proyek galian kabel di median jalan.
Tubuh korban sempat hilang dari pandangan pengguna jalan karena jatuh ke dasar lubang yang cukup dalam. Pemotor itu sempat turun dan mendekati korban. Namun bukannya memberi pertolongan, pelaku justru pergi meninggalkan lokasi.
Yang membuat publik geram, pelaku bahkan terlihat menyingkirkan sandal korban yang tercecer di jalan sebelum akhirnya melarikan diri.
“Korban sebenarnya menyapu di pinggir jalan dan posisinya menghadap kendaraan, bukan membelakangi. Tapi karena motor lajunya cepat, tabrakan tidak bisa dihindari,” kata Pengawas Lapangan UPTD 5 Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Sepria Abdi Rahmawan.
Menurut Sepria, berdasarkan keterangan saksi, pelaku sempat mengatakan akan mencari bantuan untuk mengevakuasi korban dari dalam lubang. Namun, ia tak pernah kembali.
Korban disebut sempat tidak sadarkan diri selama hampir satu jam. Rekan sesama petugas kebersihan yang curiga karena Ama tidak terlihat di lokasi akhirnya melakukan pencarian.
“Dari rekaman CCTV terlihat korban akhirnya diangkat oleh warga lain, bukan oleh pelaku,” katanya.
Ama kemudian dievakuasi ke tempat aman sebelum dilarikan ke RS Annisa Cikarang untuk mendapatkan penanganan medis. Akibat benturan keras tersebut, korban mengalami patah tulang dan dijadwalkan menjalani operasi.
“Korban mengalami patah tulang dan rencananya operasi dilakukan Kamis besok,” ujar Sepria.
Pihak UPTD DLH Kabupaten Bekasi mengaku telah melaporkan kasus tersebut ke kepolisian dan berharap pelaku segera ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
“Mudah-mudahan pelaku segera ditemukan dan bertanggung jawab kepada korban,” ucapnya.
Sementara itu, Kasatlantas Polres Metro Bekasi Kompol Sugihartono membenarkan pihaknya telah menerima laporan terkait tabrak lari tersebut.
Polisi juga telah melakukan pengecekan lokasi kejadian.“Kami sudah cek TKP, personel sudah turun ke lokasi,” kata Sugihartono. (dul)
