Wapres Gibran Dorong Festival Paskah Jadi Agenda Rohani Go Internasional

Wapres Gibran Rakabuming Raka menghadiri dan melepas Pawai Paskah Akbar 2026 di Kupang, NTT, yang diikuti ribuan peserta dan didorong menjadi wisata rohani nasional.

Senin, 6 April 2026 - 19:00 WIB
Wapres Gibran Dorong Festival Paskah Jadi Agenda Rohani Go Internasional
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka membuka Pawai Paskah di Kupang. (Hallonews.id/FB NTT Kota Kasih dan Toleransi)

HALLONEWS.ID – Suasana meriah menyelimuti Kupang pada Senin (6/4/2026), saat ribuan warga dan pemuda gereja memadati kawasan Bundaran PU untuk mengikuti Pawai Paskah Akbar 2026.

Puncak kegiatan ini ditandai dengan kehadiran Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang secara langsung melepas peserta pawai.

Kehadirannya disambut antusias masyarakat yang telah berkumpul sejak pagi hari.

Pawai tersebut merupakan bagian dari rangkaian Festival Paskah yang diselenggarakan oleh Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT), dengan melibatkan ribuan peserta dari berbagai jemaat.

Mereka menampilkan beragam kreativitas yang menggambarkan kisah sengsara hingga kebangkitan Yesus Kristus.

Dalam prosesi tersebut, Gibran juga ikut memikul salib bersama sejumlah pejabat daerah dan tokoh agama.

Ia berjalan di barisan depan, menyapa masyarakat, serta berinteraksi langsung, termasuk dengan penyandang disabilitas.

Selain itu, Gibran menerima penyematan selendang dan cenderamata berupa topi rajutan hasil karya kelompok disabilitas sebagai simbol apresiasi dan kebersamaan.

Dalam sambutannya, Gibran menyampaikan salam dari Presiden Prabowo Subianto sekaligus mengucapkan selamat Paskah kepada seluruh umat Kristiani.

Ia menegaskan bahwa perayaan Paskah tidak hanya memiliki makna religius, tetapi juga membawa pesan persatuan, perdamaian, dan toleransi.

Lebih lanjut, ia mendorong agar Festival Paskah di Kupang dapat dikembangkan menjadi agenda wisata rohani berskala nasional hingga internasional.

Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif.

Kunjungan kerja Wakil Presiden di NTT juga mencakup peninjauan agrowisata serta program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Usai dari Kupang, ia dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Manado.

Dengan dukungan pemerintah pusat dan daerah, Pawai Paskah Akbar 2026 diharapkan tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga momentum memperkuat persatuan serta mendorong kemajuan ekonomi di Nusa Tenggara Timur.

Dalam kesempatan itu, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menekankan pentingnya menjaga stabilitas ekonomi serta memperkuat kerukunan antarumat beragama. Ia juga mengajak masyarakat memaknai Paskah sebagai momentum kebangkitan menuju kehidupan yang lebih baik.

Ketua Sinode GMIT, Samuel Pandie, menyampaikan bahwa pawai ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol persatuan dan seruan damai dari wilayah timur Indonesia. (opy)