Zulhas Turun Langsung ke Sigi, Salurkan Bantuan dan Suntik Semangat Korban Gempa

Zulhas kunjungi korban gempa Sigi, serahkan bantuan pangan ratusan juta rupiah dan pastikan kebutuhan pengungsi terpenuhi.

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:48 WIB
Zulhas Turun Langsung ke Sigi, Salurkan Bantuan dan Suntik Semangat Korban Gempa
Menko Pangan Zulkifli Hasan menyalurkan bantuan logistik di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Foto: Kemenko Pangan for Hallonews

HALLONEWS.ID – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menunjukkan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat terdampak gempa bumi di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Dalam kunjungannya, Zulhas tidak hanya menyalurkan bantuan logistik, tetapi juga memberikan dukungan moral kepada warga yang masih berjuang memulihkan kehidupan pascabencana.

Di hadapan sekitar 200 warga dari sejumlah desa terdampak, seperti Sibalaya Utara, Sibalaya Selatan, Sibalaya Barat, Sibowi, Sidondo 1, dan Sidondo 3, Zulhas menyampaikan pesan optimisme agar masyarakat tetap kuat menghadapi masa sulit. Mayoritas warga yang hadir merupakan petani yang terdampak langsung akibat gempa yang mengguncang wilayah tersebut.

Sebagai bentuk dukungan nyata, pemerintah menyalurkan bantuan pangan dan kebutuhan pokok dengan nilai mencapai Rp500 juta.

Bantuan tersebut antara lain berupa 5 ton beras yang dibagikan dalam 500 karung berukuran 10 kilogram, serta berbagai kebutuhan dasar lainnya untuk membantu warga selama masa pemulihan.

Zulhas menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan masyarakat menghadapi dampak bencana sendirian.

“Kordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus diperkuat guna mempercepat penanganan darurat dan pemenuhan kebutuhan para pengungsi,” ujar Zulhas dalam keterangan tertulis yang dikutip, Rabu (24/6/2026).

Data BNPB mencatat gempa yang terjadi pada 16 Juni lalu mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan 95 orang mengalami luka-luka. Selain itu, sebanyak 9.501 jiwa atau 3.262 kepala keluarga terdampak, sementara ribuan warga masih bertahan di lokasi pengungsian.

Kerusakan infrastruktur juga cukup besar. Pendataan sementara menunjukkan sekitar 5.180 unit rumah mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi, mulai dari ringan hingga berat. Pemerintah saat ini masih melakukan verifikasi dan pendataan lanjutan sebagai dasar penyaluran bantuan serta program rehabilitasi dan rekonstruksi.

Menurut Zulhas, prioritas utama saat ini adalah memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi dan mempercepat proses pemulihan agar warga dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari. Ia menegaskan negara harus hadir dan memberikan perlindungan ketika masyarakat menghadapi situasi sulit akibat bencana. (agn)