143 Juta Orang Diprediksi Mudik Lebaran 2026, Kemenhub Perketat Pemeriksaan “Ramp Check” Transportasi

Lonjakan pergerakan masyarakat saat Lebaran 2026 diperkirakan mencapai hampir 144 juta orang. Kementerian Perhubungan pun memperketat ramp check pada bus, kapal, pesawat hingga kereta untuk memastikan keselamatan pemudik.

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:14 WIB
143 Juta Orang Diprediksi Mudik Lebaran 2026, Kemenhub Perketat Pemeriksaan “Ramp Check” Transportasi
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan kesiapan transportasi nasional menghadapi lonjakan pemudik Lebaran 2026. Foto: Kemenhub for Hallonews

HALLONEWS.ID – Lonjakan besar pergerakan masyarakat diperkirakan akan terjadi pada musim mudik Lebaran 2026. Pemerintah memproyeksikan jumlah pemudik secara nasional mencapai 143,91 juta orang, sehingga pengawasan terhadap keselamatan transportasi diperketat.

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa seluruh moda transportasi harus menjalani pemeriksaan kelaikan operasi atau “ramp check” secara menyeluruh.

“Keselamatan masyarakat selama masa Angkutan Lebaran harus menjadi prioritas utama. Saya telah menginstruksikan seluruh jajaran Kemenhub untuk melakukan ‘ramp check’ secara konsisten dan sesuai prosedur,” kata Dudy dalam acara media briefing bersama Forum Wartawan Perhubungan di Jakarta, Jumat (6/3/2026) malam.

Menurutnya, pemeriksaan tersebut penting untuk memastikan seluruh kendaraan dan armada yang beroperasi benar-benar memenuhi standar keselamatan.

Jawa Tengah Jadi Tujuan Mudik Terbesar

Dari total prediksi pergerakan masyarakat tersebut, Jawa Tengah diperkirakan menjadi provinsi tujuan mudik paling besar.

Jumlah orang yang diprediksi menuju wilayah tersebut mencapai sekitar 38,71 juta orang. Besarnya mobilitas ini membuat pemerintah memperkuat berbagai langkah pengawasan dan persiapan transportasi.

Kementerian Perhubungan telah melakukan pemeriksaan pada berbagai moda transportasi sejak beberapa pekan terakhir. Di sektor transportasi darat, “ramp check” telah dilakukan terhadap 27.664 unit bus sejak 23 Februari 2026.

Dari jumlah tersebut, 17.516 bus dinyatakan layak beroperasi, sementara sisanya mendapat peringatan untuk perbaikan, larangan operasi, hingga sanksi tilang.

Di sektor transportasi laut, sebanyak 832 kapal telah menjalani uji kelaiklautan dari total 840 armada.

Sementara itu, pada sektor penyeberangan, 220 kapal telah diperiksa dari total 254 unit armada.

Untuk transportasi udara, “ramp check” telah dilakukan terhadap 372 pesawat dari total 564 armada.

Sedangkan pada sektor perkeretaapian, 3.672 unit sarana kereta telah menjalani pemeriksaan dari total 3.687 unit sarana yang tersedia.

Operator Diminta Prioritaskan Keselamatan

Menhub menekankan bahwa seluruh operator transportasi wajib memastikan armadanya dirawat dengan baik sebelum beroperasi.

“Semua transportasi publik harus menjamin keselamatan penumpang dan memberikan pelayanan terbaik agar masyarakat merasa aman dan nyaman selama perjalanan,” ujar Dudy.

Selain pengawasan keselamatan, pemerintah juga menyediakan berbagai program untuk membantu masyarakat melakukan perjalanan mudik.

Program mudik gratis menggunakan bus hampir mencapai kapasitas penuh dengan 15.550 pendaftar dari total kuota 15.834 penumpang hingga 5 Maret 2026.

Program pengangkutan sepeda motor menggunakan truk juga mulai diminati dengan 172 unit motor telah terdaftar dari kuota 240 unit.

Sementara layanan motor gratis menggunakan kereta api (Motis) telah mencatat 9.529 motor terdaftar dari kuota 11.900 unit, dengan jumlah penumpang mencapai 18.382 orang dari kuota 28.196 orang.

Untuk mudik gratis menggunakan kapal laut, pemerintah menyediakan kuota 69.232 penumpang untuk berbagai jalur pelayaran.

Pada hari pertama pendaftaran Jumat (6/3/2026), tercatat 5.933 orang telah mendaftar.

Tiket Pesawat Laris

Pemerintah juga memberikan stimulus berupa diskon tiket pesawat domestik. Hingga kini tercatat 1.767.574 kursi pesawat telah terjual untuk periode penerbangan 13–29 Maret 2026.

Tiga rute dengan penjualan tertinggi adalah Jakarta–Denpasar, Jakarta–Medan, dan Jakarta–Padang.

Menhub mengimbau masyarakat memanfaatkan fasilitas transportasi yang telah disiapkan pemerintah agar perjalanan mudik lebih aman dan terorganisir.

“Saya mengimbau masyarakat memanfaatkan program mudik gratis serta diskon tiket pesawat agar penggunaan kendaraan pribadi dapat ditekan selama masa libur Lebaran,” kata Dudy.

Ia optimistis dengan sinergi antara pemerintah, operator transportasi, dan berbagai pemangku kepentingan, penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan lancar.

“Dengan kolaborasi semua pihak, saya yakin pergerakan masyarakat selama Lebaran dapat berlangsung aman, nyaman, dan terkendali,” pungkasnya. (ren)