17 Rute Transjakarta Dialihkan dan Diperpendek Akibat Banjir di Beberapa Titik

Sebanyak 17 rute layanan Transjakarta mengalami penyesuaian operasional pada Minggu pagi akibat banjir yang terjadi di sejumlah titik di Jakarta.

Minggu, 8 Maret 2026 - 10:38 WIB
17 Rute Transjakarta Dialihkan dan Diperpendek Akibat Banjir di Beberapa Titik
17 rute layanan Transjakarta mengalami penyesuaian operasional pada Minggu pagi akibat banjir yang terjadi di sejumlah titik di Jakarta. foto: dok. Hallonews.id

HALLONEWS.ID – Sebanyak 17 rute layanan Transjakarta mengalami penyesuaian operasional pada Minggu pagi akibat banjir yang terjadi di sejumlah titik di Jakarta.

Penyesuaian tersebut meliputi pengalihan jalur hingga pemendekan rute demi menjaga keselamatan dan kenyamanan penumpang.

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, mengatakan perubahan layanan dilakukan menyusul curah hujan tinggi yang menyebabkan genangan air di beberapa ruas jalan ibu kota.

“Sehubungan dengan curah hujan tinggi yang mengakibatkan genangan di sejumlah titik, kami melakukan penyesuaian operasional pada Minggu pagi demi keamanan dan kenyamanan bersama,” kata Ayu kepada wartawan di Jakarta, Minggu (8/3/2026).

Beberapa layanan Bus Rapid Transit (BRT) yang terdampak antara lain Koridor 2A rute Pulogadung 1–Rawa Nangka yang diperpendek hingga Halte Damai akibat banjir di ruas Pulo Nangka.

Koridor 3 rute Kalideres–Monas juga mengalami perubahan dengan rute yang diperpendek menjadi Damai–Monas untuk kedua arah. Penyesuaian ini dilakukan karena adanya genangan air serta pembatas jalan (MCB) yang roboh di jalur tersebut.

Selain itu, Koridor 6 rute Ragunan–Galunggung dialihkan karena genangan air di sekitar kolong underpass Mampang. Sementara Koridor 9 rute Pinang Ranti–Pluit dialihkan melalui Tol Slipi 1 setelah terdapat genangan air lebih dari 30 sentimeter di kawasan setelah Halte Grogol.

Layanan lainnya, Koridor 13E rute Puribeta–Kuningan juga dialihkan melalui jalur atas karena genangan di underpass Mampang.

“Tidak hanya layanan BRT, sejumlah rute Mikrotrans juga terdampak. Setidaknya terdapat 10 rute yang mengalami penyesuaian operasional, “ujarnya.

Dua rute, yakni JAK.04 rute Grogol–Jembatan Dua dan JAK.30 rute Meruya–Citraland, bahkan terpaksa menghentikan operasional sementara karena banjir di beberapa titik lintasan.

Sementara rute JAK.85 rute Bintara–Cipinang Indah diperpendek akibat genangan setinggi sekitar 25 hingga 35 sentimeter di Jalan Komplek Cipinang Indah II.

Selain itu, pengalihan jalur juga diberlakukan pada rute JAK.108 (Kramat Jati–Bambu Apus), JAK.37 (Cililitan–Condet), JAK.53 (Grogol–Pos Pengumben), JAK.71 (Kampung Rambutan–Pinang Ranti), JAK.75 (Kampung Pulo–Cililitan), JAK.78A (Benda–Penjaringan), serta JAK.93 (Jeruk Purut–Kebayoran Lama).

Penyesuaian juga terjadi pada layanan angkutan integrasi rute 1C Blok M–Pesanggrahan yang dialihkan akibat genangan sekitar 50 sentimeter di Jalan Ciledug Raya.

Sementara itu, layanan non-BRT rute 3E Sentraland Cengkareng–Puri Kembangan untuk sementara waktu dihentikan operasionalnya karena genangan air di kawasan Simpang Kapuk.

Transjakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan akibat penyesuaian layanan tersebut.

Ayu mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat bepergian dan memantau informasi terbaru terkait operasional Transjakarta melalui aplikasi resmi TJ: Transjakarta maupun media sosial resmi perusahaan. (gin)