650 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek, Diskon Tol 30% Resmi Berlaku
Arus mudik mulai meningkat. Sebanyak 650 ribu kendaraan tercatat keluar dari Jabotabek dan diskon tarif tol 30 persen resmi diberlakukan.

HALLONEWS.ID – Arus mudik Lebaran 2026 mulai menunjukkan peningkatan. Sebanyak 650.213 kendaraan tercatat meninggalkan wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) pada periode H-10 hingga H-7 libur Idulfitri 1447 Hijriah, yakni pada Rabu hingga Sabtu (11–14 Maret 2026).
Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono, mengatakan jumlah tersebut merupakan akumulasi arus lalu lintas dari empat gerbang tol utama.
Empat gerbang tol tersebut yakni GT Cikampek Utama menuju Trans Jawa, GT Kalihurip Utama menuju Bandung, GT Cikupa menuju Merak, serta GT Ciawi menuju Puncak.
“Total volume lalu lintas yang meninggalkan Jabotabek ini meningkat sekitar 7,1 persen dibandingkan kondisi normal sebanyak 607.351 kendaraan,” kata Rivan dalam keterangan tertulis, Minggu (15/3/2026).
Arus Mudik Didominasi Arah Timur
Dari total kendaraan yang keluar dari Jabotabek, mayoritas pemudik bergerak menuju wilayah timur.
Sebanyak 297.893 kendaraan atau 45,8 persen menuju arah Trans Jawa dan Bandung. Sementara 210.397 kendaraan atau 32,4 persen menuju Merak, serta 141.923 kendaraan atau 21,8 persen menuju kawasan Puncak.
Untuk jalur Trans Jawa melalui Tol Jakarta–Cikampek, tercatat 168.863 kendaraan melintas atau meningkat 41,7 persen dibandingkan lalu lintas normal.
Sementara kendaraan menuju Bandung melalui Tol Cipularang tercatat sebanyak 129.030 kendaraan, sedikit lebih rendah sekitar 4,7 persen dari kondisi normal.
Lonjakan Kendaraan pada H-7 Lebaran
Pada H-7 Lebaran atau Sabtu (14/3/2026), arus kendaraan yang keluar dari Jabotabek tercatat 190.643 kendaraan.
Jumlah tersebut meningkat 12,8 persen dibandingkan lalu lintas normal yang mencapai 169.009 kendaraan.
Rivan mengatakan peningkatan signifikan terutama terjadi pada kendaraan yang menuju jalur Trans Jawa.
“Pada Sabtu (14/3), kendaraan yang mengarah ke Trans Jawa tercatat 60.723 kendaraan atau naik 89,3 persen dibandingkan lalu lintas normal,” ujarnya.
Diskon Tarif Tol 30 Persen Berlaku
Untuk mengurai kepadatan arus mudik, Jasa Marga mulai memberlakukan diskon tarif tol sebesar 30 persen sejak Minggu (15/3/2026) pukul 00.00 WIB hingga Senin (16/3/2026) pukul 24.00 WIB.
Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat melakukan perjalanan lebih awal sehingga tidak menumpuk pada puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026.
“Kami mengimbau masyarakat untuk menghindari waktu perjalanan favorit seperti setelah berbuka puasa dan setelah sahur,” kata Rivan.
Diskon tarif tersebut berlaku pada sembilan ruas tol yang dikelola Jasa Marga Group di jaringan Trans Jawa, Trans Sumatra, serta wilayah Bandung–Cisumdawu.
Pemudik Diminta Rencanakan Perjalanan
Jasa Marga juga mengingatkan pemudik untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, termasuk memastikan kondisi kendaraan dan kesehatan pengemudi.
Masyarakat juga diminta memanfaatkan aplikasi Travoy untuk memantau kondisi lalu lintas secara real time.
Selain itu, pemudik diimbau beristirahat cukup di rest area, memastikan ketersediaan bahan bakar, serta memastikan saldo kartu uang elektronik mencukupi sebelum memasuki jalan tol. (ren)
