Tiket KA Lebaran 2026 Mulai Menipis, KAI Imbau Masyarakat Segera Pesan

Hingga pertengahan Februari 2026, penjualan tiket KA Lebaran telah menembus angka jutaan tiket

Senin, 16 Februari 2026 - 11:22 WIB
Tiket KA Lebaran 2026 Mulai Menipis, KAI Imbau Masyarakat Segera Pesan
Kesibukan di stasiun KA pada periode arus mudik tahun lalu. Foto Dok Kemenhub

HALLONEWS.ID – Ketersediaan tiket kereta api (KA) jarak jauh untuk masa Angkutan Lebaran 2026 mulai menipis, seiring tingginya animo masyarakat yang memilih moda transportasi kereta api untuk mudik dan arus balik Idulfitri tahun ini.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat, hingga pertengahan Februari 2026, penjualan tiket KA Lebaran telah menembus angka jutaan tiket. Sejumlah tanggal favorit, terutama pada periode puncak arus mudik dan balik, dilaporkan sudah hampir habis di berbagai relasi utama.

Manajemen KAI menyebutkan, tiket dengan tingkat keterisian tertinggi terjadi pada keberangkatan mendekati Hari Raya Idulfitri serta pada awal masa arus balik. Relasi padat seperti Jakarta–Jawa Tengah, Jakarta–Yogyakarta, dan Jakarta–Jawa Timur menjadi rute yang paling cepat terjual.

Tiket yang penjualannya tinggi antara lain tiket untuk keberangkatan 24 Maret 2026 yang telah terjual 99.234 tiket sementara tanggal 23 Maret mencapai 94.739 tiket.

Adapun keberangkatan tanggal 19 Maret sebanyak 92.776 tiket dan di 18 Maret tercatat 88.994 tiket. “Data tersebut bersifat dinamis seiring proses penjualan yang terus berjalan,” kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan resmi, Senin (16/2/2026).

Anne Purba menyebut ketersediaan kursi di berbagai relasi dan tanggal masih tersedia. Pemesanan dilayani hingga 31 Maret 2026 sesuai ketentuan pembelian H-45 sebelum jadwal perjalanan. “Ketersediaan kursi pada berbagai relasi dan tanggal masih dapat dimanfaatkan pelanggan. Pemesanan baru dapat dilayani hingga 31 Maret 2026 mengikuti ketentuan pembelian H-45 sebelum jadwal perjalanan,” ujar dia.

KAI juga menegaskan tiket belum sepenuhnya habis. Kursi masih tersedia di sejumlah tanggal keberangkatan di luar puncak mudik serta pada beberapa rute alternatif. KAI juga membuka penjualan tiket secara bertahap sesuai dengan ketentuan pemesanan H-45 sebelum jadwal keberangkatan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan dan memesan tiket lebih awal melalui kanal resmi KAI agar mendapatkan jadwal dan kelas yang diinginkan,” demikian keterangan resmi perusahaan.

Selain itu, KAI mengingatkan calon penumpang untuk rutin memantau ketersediaan tiket karena tiket yang dibatalkan penumpang lain dapat kembali muncul di sistem penjualan. Opsi perjalanan sambung (connecting train) juga disarankan bagi pelanggan yang tidak mendapatkan tiket langsung pada rute favorit.

Untuk mendukung kelancaran Angkutan Lebaran 2026, KAI memastikan kesiapan sarana dan prasarana, termasuk pengoperasian KA tambahan pada lintas dengan permintaan tinggi, serta peningkatan layanan di stasiun-stasiun besar.

Masyarakat diimbau hanya membeli tiket melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi KAI, atau mitra penjualan resmi guna menghindari praktik percaloan dan penipuan. (gaa)