Pria di Cibinong Tewas Tertabrak Kereta, Polisi Duga Bunuh Diri karena Terlilit Utang

Seorang pria berinisial AY (30) tewas tertabrak kereta jurusan Nambo–Jakarta di Cibinong, Kabupaten Bogor. Polisi menduga korban bunuh diri akibat tekanan ekonomi dan utang leasing.

Selasa, 3 Maret 2026 - 10:45 WIB
Pria di Cibinong Tewas Tertabrak Kereta, Polisi Duga Bunuh Diri karena Terlilit Utang
Ilustrasi-Kejadian di lintasan kereta api wilayah Cibinong, Kabupaten Bogor. Foto: Dokumen Hallonews

HALLONEWS.ID – Seorang pria berinisial AY (30) ditemukan meninggal dunia setelah tertabrak kereta api jurusan Nambo–Jakarta di wilayah Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Peristiwa tragis itu terjadi di bawah Jalan Layang Al-Falah saat kereta melintas dari arah Nambo menuju Jakarta.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban terlihat berada di pinggir rel sebelum kereta datang. Masinis sempat membunyikan klakson sebagai peringatan. Namun korban tidak merespons hingga akhirnya tertabrak dan terpental sekitar tiga meter.

Korban meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka berat yang dideritanya.

Kapolsek Cibinong, Jony Handoko, saat dikonfirmasi pada Selasa (3/3/2026) menyampaikan bahwa hasil penyelidikan sementara mengarah pada dugaan bunuh diri.

Diduga Tertekan Masalah Ekonomi

Menurut Kompol Jony, korban diduga mengalami tekanan berat akibat persoalan ekonomi. Informasi yang dihimpun polisi menyebutkan korban terlilit masalah gadai BPKB motor milik orang tuanya yang tidak mampu ia tebus. Selain itu, korban disebut frustrasi setelah lamaran pekerjaannya ditolak.

“Dugaan sementara korban sedang mengalami tekanan berat atau banyak pikiran, sehingga memilih jalan pintas dengan menabrakkan diri ke kereta arah Jakarta,” ujar Jony.

Jenazah korban telah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga. Korban dimakamkan pada Senin (2/3/2026), dan keluarga disebut menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya dukungan keluarga dan lingkungan terhadap individu yang tengah mengalami tekanan psikologis atau beban ekonomi.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi sekitar dan tidak ragu mencari bantuan profesional apabila mengalami tekanan mental atau persoalan berat yang sulit dihadapi sendiri. (opy)