Polri dan Jurnalis Trunojoyo Bagikan 1.500 Makanan dan Takjil untuk Warga
Polri bersama Jurnalis Trunojoyo membagikan 1.500 makanan dan takjil kepada masyarakat di sekitar Mabes Polri. Aksi Ramadan ini menyasar pengemudi ojol hingga warga yang masih beraktivitas menjelang berbuka.

HALLONEWS.ID – Polri bersama komunitas Jurnalis Trunojoyo menggelar aksi sosial dengan membagikan 1.500 paket makanan dan takjil kepada masyarakat di sekitar Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jakarta Selatan, Selasa (10/3/2026).
Kegiatan berbagi di bulan suci Ramadan ini menyasar masyarakat yang masih beraktivitas menjelang waktu berbuka puasa, seperti pengemudi ojek online, sopir angkutan umum, hingga warga sekitar.
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Polri dan insan pers dalam berbagi keberkahan kepada masyarakat.
“Setiap tahun kami bersama rekan-rekan jurnalis membagikan makanan dan takjil kepada masyarakat yang masih bekerja menjelang waktu berbuka puasa,” ujar Trunoyudo kepada wartawan.
Menurut Trunoyudo, kegiatan ini menjadi wujud kepedulian dan empati terhadap masyarakat yang masih berada di jalan saat waktu berbuka tiba.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara Polri dan jurnalis tidak hanya dalam penyebaran informasi, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Ini bentuk kebersamaan kami untuk menghadirkan hikmah Ramadan serta berbagi dengan masyarakat yang masih beraktivitas di jalan,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Trunoyudo juga mengingatkan masyarakat agar mempersiapkan perjalanan mudik dengan baik menjelang Idul Fitri yang akan datang dalam beberapa pekan ke depan.
Dia memastikan jajaran kepolisian telah menyiapkan berbagai layanan untuk membantu masyarakat, termasuk fasilitas penitipan kendaraan atau rumah yang ditinggalkan saat mudik.
Masyarakat juga diimbau untuk berkoordinasi dengan perangkat lingkungan seperti RT, RW, maupun petugas kepolisian setempat, termasuk Bhabinkamtibmas, guna menjaga keamanan selama mudik.
“Silakan masyarakat memanfaatkan layanan di kantor polisi, termasuk penitipan kendaraan atau barang berharga agar perjalanan mudik lebih tenang,” kata Trunoyudo.
Selain itu, ia mengingatkan para pemudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan menuju kampung halaman.
Menurutnya, tujuan utama perjalanan mudik bukanlah kecepatan, melainkan dapat tiba dengan selamat di tempat tujuan.
“Keselamatan adalah yang paling utama. Yang penting sampai dengan selamat, bukan seberapa cepat tiba,” pungkasnya. (min)
