Ratusan Siswa Terbaik Berebut Kursi SMA Kemala, Wakapolri Pastikan Seleksi Transparan

Waka Polri Dedi Prasetyo mengatakan proses seleksi SMA Kemala Taruna Bhayangkara menggunakan metode NST sebuah sistem pengujian berbasis standar nasional dan internasional.

Senin, 30 Maret 2026 - 17:47 WIB
Ratusan Siswa Terbaik Berebut Kursi SMA Kemala, Wakapolri Pastikan Seleksi Transparan
Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Dedi Prasetyo, meninjau langsung pelaksanaan seleksi terpusat SMA Kemala Taruna Bhayangkara angkatan kedua di Gedung Paramartha, Akademi Kepolisian (Akpol), Semarang, Senin (30/3/2026). Foto/Humas Polri for Hallonews.id

HALLONEWS.ID – Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Dedi Prasetyo, meninjau langsung pelaksanaan seleksi terpusat SMA Kemala Taruna Bhayangkara angkatan kedua di Gedung Paramartha, Akademi Kepolisian (Akpol), Semarang, Senin (30/3/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wakapolri didampingi oleh Chryshnanda Dwilaksana dan Asisten SDM Kapolri Anwar.

Seleksi Ketat dengan Standar Nasional dan Internasional

Sebanyak 399 siswa terbaik dari 28 provinsi mengikuti tahap seleksi terpusat ini. Proses seleksi menggunakan metode Nusantara Standardized Test (NST), sebuah sistem pengujian berbasis standar nasional dan internasional yang dirancang untuk mengukur kemampuan peserta secara objektif, adaptif, dan presisi.

Seluruh peserta telah difasilitasi oleh panitia dari SSDM Polri, termasuk akomodasi di Mess Werving Akpol guna memastikan kondisi fisik dan mental tetap optimal selama proses seleksi berlangsung.

Kolaborasi Polri dan YPKBI Bangun SDM Unggul

Kepolisian Republik Indonesia bekerja sama dengan Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia dalam memperkuat sistem pendidikan dan seleksi berbasis meritokrasi.

Kolaborasi ini mencakup penyusunan kurikulum berstandar global, sistem seleksi modern, hingga penguatan karakter dan kepemimpinan peserta didik. Langkah ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program pembangunan SDM nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Rangkaian Seleksi Berlapis dan Komprehensif

Pada hari yang ditinjau, peserta menjalani sejumlah ujian akademik, antara lain:

. IELTS Prediction Test
.Bahasa Inggris
. Matematika
. Sains

Secara keseluruhan, seleksi berlangsung selama lima hari dengan tahapan:

Hari 1: Orientasi, webinar, pengecekan perangkat

Hari 2: Tes psikologi, simulasi IELTS, NST, MMPI, PMK

Hari 3–4: Tes jasmani, kesehatan, wawancara psikologi, seminar kebangsaan

Hari 5: Wawancara akhir dan Leaderless Group Discussion (LGD)

Dari Ribuan Peserta, Tersaring 400 Terbaik
Seleksi ini merupakan tahap lanjutan dari proses panjang yang diikuti sekitar 3.000 peserta dari seluruh Indonesia.

Sebanyak 2.644 siswa lolos ke NST Tahap II, hingga akhirnya tersaring menjadi 400 peserta terbaik yang mengikuti seleksi terpusat.

Dari jumlah tersebut, nantinya akan dipilih sekitar 180 siswa terbaik untuk menjadi bagian dari SMA Kemala Taruna Bhayangkara angkatan kedua.

Wakapolri: Ini Investasi Jangka Panjang Bangsa

Wakapolri menegaskan bahwa proses seleksi tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga menilai integritas, karakter, dan potensi kepemimpinan.

“Seleksi ini merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak generasi unggul bangsa. Kami memastikan seluruh proses berjalan transparan, objektif, dan berbasis meritokrasi,” ujar Dedi.

Ia juga menekankan bahwa program ini menjadi bagian penting dalam menyiapkan sumber daya manusia Indonesia yang adaptif dan mampu bersaing di tingkat global. (gin)