Terpengaruh Narkoba, Sopir Truk Beras Terjun ke Parit di Tambun Bekasi

Truk beras terperosok di Tambun Bekasi akibat sopir diduga nyabu. Insiden ini memicu kemacetan panjang hingga Kalimalang dan Cikarang Barat.

Senin, 6 April 2026 - 19:35 WIB
Terpengaruh Narkoba, Sopir Truk Beras Terjun ke Parit di Tambun Bekasi
Truk BE 9104 CO bermuatan beras terperosok ke parit di Jalan Sultan Hasanudin Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Foto/Hallonews

HALLONEWS.ID – Sebuah truk bermuatan beras terperosok ke parit di Jalan Sultan Hasanudin Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (6/4). Peristiwa itu bikin heboh lantaran memicu kemacetan panjang di sejumlah ruas jalan utama.

Polisi menduga sopir truk berada di bawah pengaruh narkotika saat insiden terjadi. “Sopir diduga menggunakan sabu,” kata Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni kepada wartawan, Senin (6/4/2026).

Berdasarkan keterangan polisi, peristiwa bermula saat sopir berada di ruas Tol Cikunir. Diduga panik, ia melajukan kendaraan dan keluar melalui Gerbang Tol Grand Wisata menuju arah Tambun Selatan.

Truk kemudian melintas hingga ke Jalan Setiadarma II sebelum akhirnya terperosok ke parit di dekat Gedung Juang.

Seorang warga, Dika (35), mengatakan kejadian terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Ia menyebut sopir diduga berusaha menghindari petugas sebelum akhirnya kehilangan kendali.

Truk bernomor polisi BE 9104 CO itu bahkan sempat menabrak fasilitas di sekitar pintu tol sebelum melanjutkan perjalanan hingga lokasi kejadian. Di titik akhir, kendaraan dilaporkan menyerempet warung warga sebelum terperosok akibat patah as roda.

Petugas langsung mengamankan sopir di lokasi dan membawanya ke kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut, termasuk dugaan penyalahgunaan narkotika.

Kapolsek Tambun Selatan Kompol Wuryanti mengatakan pihaknya menerima laporan warga sekitar pukul 04.00 WIB dan segera melakukan penanganan di lapangan.

Sementara itu, proses evakuasi truk berlangsung cukup lama karena posisi kendaraan menutup sebagian badan jalan. Petugas mengerahkan mobil derek dan alat berat untuk mengangkat truk serta mengevakuasi muatan beras.

Akibat kejadian ini, kemacetan parah terjadi di Jalan Sultan Hasanuddin hingga menjalar ke Jalan Inspeksi Kalimalang dan kawasan Cikarang Barat. Arus lalu lintas tersendat selama proses evakuasi berlangsung.

Polisi bersama Dinas Perhubungan setempat melakukan pengaturan lalu lintas untuk mengurai kemacetan. Hingga siang hari, evakuasi akhirnya berhasil diselesaikan dan arus kendaraan perlahan kembali normal. (dul)