Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Magelang, Prabowo Tegaskan Percepat Transisi Energi

Prabowo Subianto meresmikan pabrik kendaraan listrik pertama di Magelang. Pemerintah dorong percepatan transisi energi dari BBM ke listrik.

Kamis, 9 April 2026 - 15:03 WIB
Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Magelang, Prabowo Tegaskan Percepat Transisi Energi
Presiden Prabowo Subianto meresmikan fasilitas perakitan kendaraan komersial berbasis listrik di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (9/4/2026). Foto: Dok. Hallonews.id

HALLONEWS.ID – Presiden Prabowo Subianto meresmikan fasilitas perakitan kendaraan komersial berbasis listrik di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (9/4/2026).

Peresmian ini menjadi langkah penting dalam mendorong percepatan transisi energi nasional menuju sumber yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Dalam kunjungannya, Presiden tiba di lokasi sekitar pukul 11.35 WIB dan langsung meninjau berbagai unit kendaraan listrik yang diproduksi di pabrik tersebut.

Sejumlah kendaraan yang dipamerkan meliputi truk listrik hingga bus listrik yang telah didesain khusus untuk kebutuhan transportasi publik seperti TransJakarta.

Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak (BBM) berbasis fosil dan beralih ke energi baru terbarukan (EBT).

“Kita harus mulai berhemat energi dan bergerak menuju energi bersih. Elektrifikasi menjadi salah satu solusi untuk mengurangi penggunaan BBM berbasis karbon,” ujar Prabowo.

Ia juga mengingatkan bahwa Indonesia akan menghadapi berbagai tantangan energi ke depan, namun memiliki potensi sumber daya yang besar untuk mendukung kemandirian energi nasional.

Peresmian pabrik ini ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Presiden sebagai simbol dimulainya operasional fasilitas tersebut.

Sejumlah pejabat turut mendampingi dalam acara ini, di antaranya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, serta Ketua Kadin Anindya Bakrie.

Pemerintah berharap keberadaan pabrik ini dapat mempercepat pengembangan industri kendaraan listrik di dalam negeri sekaligus memperkuat ekosistem energi bersih di Indonesia. (min)