WFA Jumat Disorot, Legislator PSI Khawatir Jadi Celah Libur Panjang ASN
Legislator PSI mengusulkan WFA ASN tidak dilakukan pada Jumat, melainkan hari lain agar lebih efektif mengurangi mobilitas.

HALLONEWS.ID – Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Kevin Wu, menilai kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) pada hari Jumat perlu dievaluasi agar implementasinya lebih efektif.
Menurut Kevin, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mengurangi beban subsidi energi, khususnya bahan bakar minyak (BBM). Namun, pelaksanaannya dinilai belum memberikan dampak yang signifikan.
“Kami mendukung program pemerintah, tetapi perlu dilakukan evaluasi agar hasilnya lebih optimal,” ujarnya, Sabtu (11/4/2026).
Legislator Fraksi PSI itu mengungkapkan bahwa berdasarkan masukan dari sejumlah pakar, penerapan WFA pada hari Jumat belum memberikan kontribusi nyata dalam menekan konsumsi BBM.
Karena itu, ia mendorong pemerintah untuk menetapkan indikator yang jelas guna mengukur keberhasilan kebijakan tersebut dalam jangka waktu tertentu.
“Dalam dua bulan ke depan harus ditinjau, apakah benar kebijakan ini mampu mengurangi subsidi BBM,” jelasnya.
Kevin juga mengingatkan adanya potensi penyalahgunaan kebijakan WFA jika tidak diawasi secara ketat.
“Jangan sampai WFA justru dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk libur panjang,” tegasnya.
Selain itu, ia mengusulkan agar hari pelaksanaan WFA dikaji ulang. Menurutnya, penerapan di pertengahan pekan, seperti hari Rabu, berpotensi lebih efektif dalam mengurangi kepadatan mobilitas masyarakat.
DPRD DKI Jakarta, lanjut Kevin, akan terus memantau implementasi kebijakan tersebut, termasuk dampaknya terhadap kinerja ASN serta efektivitas penghematan energi. (fer)
