Dudung Buka Posko Aduan, Warga Kini Bisa Lapor Langsung ke Istana

Kepala KSP Dudung Abdurachman siapkan posko aduan yang bisa diakses masyarakat, termasuk via telepon, untuk percepat respons pemerintah.

Selasa, 28 April 2026 - 14:16 WIB
Dudung Buka Posko Aduan, Warga Kini Bisa Lapor Langsung ke Istana
Kepala KSP Dudung Abdurachman akan membuka posko aduan bagi masyarakat. foto Tangkapan layar Hallonews

HALLONEWS.ID – Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman berencana membuka posko aduan bagi masyarakat sebagai sarana menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pemerintah.

Hal ini disampaikan Dudung usai serah terima jabatan dengan Muhammad Qodari di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (28/4/2026).

“Nanti akan saya buat di sini, termasuk nomor telepon yang bisa langsung diakses masyarakat,” ujarnya.

Dudung menjelaskan, posko aduan tersebut akan menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan, masukan, hingga laporan terkait berbagai persoalan.

Ia menargetkan posko ini mulai beroperasi dalam waktu dekat, bahkan diharapkan sudah bisa diakses dalam pekan ini.

Menurut Dudung, salah satu fungsi utama KSP adalah menjadi penghubung antara pemerintah pusat dan daerah.

Ia menilai masih terdapat tumpang tindih program antara kementerian dan pemerintah daerah yang perlu diselaraskan.

“Kalau ada pengaduan dari masyarakat, itu bisa langsung kita tangani atau disalurkan ke pihak terkait,” jelasnya.

Dudung baru saja dilantik sebagai Kepala KSP, menggantikan Qodari yang kini menjabat Kepala Badan Komunikasi Pemerintah.

Selain itu, ia juga masih merangkap sebagai penasihat khusus Presiden bidang pertahanan nasional.
“Masih merangkap, tapi nanti pasti ada pergantian,” katanya.

Dudung merupakan purnawirawan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat dan lulusan Akademi Militer 1988. Ia pensiun dengan pangkat jenderal bintang empat setelah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).

Sepanjang karier militernya, Dudung pernah menduduki sejumlah posisi strategis, mulai dari Wakil Gubernur Akademi Militer, Gubernur Akademi Militer, Pangdam Jaya, hingga Panglima Kostrad sebelum dipercaya menjadi KSAD.

Dengan rencana pembukaan posko aduan ini, diharapkan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat semakin terbuka serta penanganan persoalan publik dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran. (agn)