Terungkap! Fakta Mengerikan Sopir Taksi Selamat Detik-detik Terakhir Sebelum Ditabrak KRL

Detik-detik menegangkan di Bekasi, sopir taksi lompat dari jendela saat mobil mogok di rel sebelum ditabrak KRL. Polisi ungkap kronologinya.

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:09 WIB
Terungkap! Fakta Mengerikan Sopir Taksi Selamat Detik-detik Terakhir Sebelum Ditabrak KRL
Taksi warna hijau mogok dan tertemper KRL Commuter Line di Perlintasan Ampera, Bekasi Timur, Kota Bekasi. Foto: Hallonews

HALLONEWS.ID – Polisi mengungkap fakta mobil taksi berwarna hijau yang dikemudikan pria berinisial RRP sempat terhenti tepat di tengah rel. Diduga, kendaraan mengalami gangguan listrik hingga membuat pintu tak bisa dibuka.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, sopir sempat berupaya menyalakan ulang mesin. Namun dalam situasi genting itu, satu-satunya jalan keluar justru melalui jendela.

“Saat kendaraan berhenti dan pintu tidak bisa dibuka, sopir akhirnya keluar lewat jendela,” kata Budi dalam keterangannya, Minggu (3/5/2026).

Tak lama setelah sopir berhasil menyelamatkan diri, KRL yang melaju dari arah Cikarang menuju Jakarta menghantam mobil tersebut. Benturan itu kemudian memicu rangkaian insiden yang lebih besar.

Di jalur lain, sebuah KRL yang tengah berhenti di stasiun terdampak situasi tersebut. Kereta itu kemudian ditabrak KA Argo Bromo Anggrek yang datang dari arah berlawanan.

Peristiwa beruntun ini menjadi salah satu kecelakaan kereta yang menyita perhatian publik dalam beberapa waktu terakhir. Saat ini, sopir taksi masih berstatus sebagai saksi.

Aparat kepolisian telah meningkatkan kasus ke tahap penyidikan untuk mengungkap penyebab pasti insiden tersebut.

Rencananya, sejumlah pihak akan dimintai keterangan, mulai dari perusahaan taksi, instansi teknis, hingga Direktorat Jenderal Perkeretaapian guna menyusun gambaran utuh kejadian.

Sebagai informasi, kecelakaan kereta api ini menimbulkan korban dalam jumlah besar. Total korban mencapai lebih dari 100 orang dan 6 meninggal dunia. Sementara sebagian korban selamat sudah pulang dan sebagian masih menjalani perawatan. (dul)