DPRD DKI Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Pesepeda Diduga Ditabrak Bus Transjakarta
DPRD DKI Jakarta meminta polisi mengusut tuntas kasus pesepeda yang diduga ditabrak bus Transjakarta hingga fakta terungkap jelas.

HALLONEWS.ID – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Rany Mauliani, meminta seluruh pihak menghormati proses hukum terkait kasus pesepeda yang diduga ditabrak bus Transjakarta di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Minggu (26/5/2026).
Menurut Rany, perkara tersebut saat ini masih berada dalam tahap investigasi oleh kepolisian, sehingga masyarakat diimbau tidak membangun opini yang belum tentu benar.
Ia menegaskan pentingnya mengedepankan asas praduga tak bersalah serta menunggu hasil penyelidikan resmi dari aparat penegak hukum.
“Karena pihak kepolisian telah menyampaikan bahwa kasus ini masih dalam tahap investigasi, maka langkah terbaik adalah mengawal proses tersebut sampai tuntas dan menunggu hasil resmi, bukan membangun asumsi ataupun spekulasi,” ujar Rany dihubungi Hallonews.id pada Rabu (6/5/2026).
Rany menilai proses penyelidikan yang sedang berjalan perlu dikawal bersama agar menghasilkan kejelasan berdasarkan fakta yang akurat, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Selain itu, DPRD DKI Jakarta turut menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa mendalam atas peristiwa yang menimpa korban,” katanya.
Legislator Fraksi Partai Gerindra berharap kasus tersebut dapat diungkap secara terang benderang.
Jika ditemukan unsur pelanggaran hukum, maka penindakan harus dilakukan secara setimpal dan berkeadilan bagi seluruh pihak.
“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan perlindungan, kekuatan, serta keteguhan hati dalam menghadapi musibah ini,” ucapnya.
Rany juga menekankan perlunya evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.
“Penegakan hukum yang transparan dan adil menjadi kunci menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan rasa keadilan di tengah masyarakat,” tukasnya.
Sebelumnya, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin, membenarkan lokasi hingga terjadinya peristiwa tragis tersebut.
Menurutnya itu usai mendapati perawatan medis korban tersebut telah meninggal dunia.
Ia juga memastikan penyidik masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap secara utuh kronologi kejadian dan pihak yang bertanggung jawab.
“Sesuai prosedur, proses sedang berjalan,” pungkasnya.
Hingga berita ini kedua kalinya diturunkan redaksi telah berupaya menghubungi Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani ihwal peristiwa tersebut. Namun dia belum memberikan respon.(fer)
