Perumda Tirta Pakuan Bogor Kembangkan Layanan Air Limbah Domestik untuk Kurangi Pencemaran

Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor mulai mengembangkan layanan air limbah domestik guna menekan pencemaran sungai dan meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:30 WIB
Perumda Tirta Pakuan Bogor Kembangkan Layanan Air Limbah Domestik untuk Kurangi Pencemaran
Bak pengolahan air milik PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor. Foto: Hallonews/Yopy

HALLONEWS.ID – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor mulai mengembangkan layanan pengelolaan air limbah domestik sebagai bagian dari sistem pengelolaan air terpadu di Bogor.

Program tersebut menjadi langkah strategis untuk mengurangi pencemaran lingkungan yang sebagian besar berasal dari limbah rumah tangga.

Direktur Pelayanan dan Bisnis Perumda Tirta Pakuan, Muzakkir, mengatakan layanan air limbah bukan hanya bentuk pengembangan usaha, tetapi juga bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Menurutnya, pengelolaan limbah domestik kini menjadi kebutuhan mendesak seiring meningkatnya tingkat pencemaran di kawasan perkotaan.

“Masuknya Perumda ke layanan air limbah bukan sekadar ekspansi bisnis, tetapi kebutuhan kota yang harus dijalankan demi menjaga lingkungan dan kesehatan masyarakat,” ujarnya dikutip wartawan media ini Kamis (7/5/2026).

Ia menjelaskan, sistem pengelolaan air limbah tersebut mengacu pada regulasi nasional yang mendorong pengelolaan terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Pendekatan itu dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan sumber daya air dan kualitas sanitasi perkotaan.

Berdasarkan data yang dimiliki Perumda, sekitar 60 persen pencemaran sungai di Kota Bogor berasal dari limbah domestik rumah tangga.

Kondisi tersebut menunjukkan perlunya sistem pengelolaan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Pada tahap awal, layanan akan difokuskan di wilayah padat penduduk yang memiliki tingkat pencemaran tinggi dan kesiapan jaringan pendukung.

Selain itu, Perumda Tirta Pakuan juga mulai melakukan sensus pelanggan guna memetakan kondisi septic tank serta kebutuhan layanan di masing-masing wilayah.

Muzakkir menyebutkan, target program penyedotan lumpur tinja terjadwal (L2T2) tahun ini mencapai sekitar 6.000 rumah tangga dengan fokus awal di kawasan Bogor Utara.

Program tersebut menjadi tahap awal sebelum pengembangan sistem perpipaan air limbah dilakukan secara lebih luas di Kota Bogor.

Layanan pengelolaan air limbah ini telah diresmikan oleh Pemerintah Kota Bogor dan didukung empat armada operasional.

Pada tahap awal pelaksanaan, layanan diberikan secara gratis bagi pelanggan PDAM sebagai bagian dari sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya pengelolaan limbah domestik yang aman dan ramah lingkungan. (opy)