Pemkot Bogor Siapkan Penutupan Perlintasan Kereta Api di Pasar Anyar dan Kebon Pedes
Pemerintah Kota Bogor akan menutup dua perlintasan sebidang di Pasar Anyar dan Kebon Pedes guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas.

HALLONEWS.ID – Pemerintah Kota Bogor tengah mematangkan rencana penutupan dua perlintasan sebidang kereta api di kawasan Pasar Anyar Jalan MA Salmun dan Kebon Pedes.
Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah meningkatkan keselamatan masyarakat sekaligus mengurangi potensi kecelakaan di jalur perlintasan rel kereta api.
Rencana penutupan itu menjadi perhatian serius setelah terjadinya kecelakaan kendaraan yang tertabrak kereta api di salah satu lokasi perlintasan.
Pemerintah menilai keberadaan lintasan sebidang di kawasan padat aktivitas memiliki tingkat risiko tinggi terhadap pengguna jalan maupun perjalanan kereta.
Wali Kota Bogor, Dedie Rachim menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang untuk menciptakan sistem transportasi yang lebih aman dan tertib di Kota Bogor.
Menurut Dedie Rachim, dua titik yang menjadi fokus penutupan berada di kawasan Kebon Pedes dan Pasar Anyar MA Salmun.
Pemerintah daerah juga telah berkoordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia serta Direktorat Jenderal Perkeretaapian terkait pengurangan perlintasan sebidang di wilayah perkotaan.
“Penutupan jalur tersebut dinilai penting untuk meminimalkan potensi tabrakan antara kendaraan dan kereta api yang selama ini masih kerap terjadi di sejumlah titik perlintasan,” kata Dedie Rabu (13/5/2026).
Selain faktor keselamatan, kebijakan ini juga diharapkan mampu memperbaiki kelancaran arus lalu lintas di pusat kota yang selama ini sering mengalami kepadatan saat kereta melintas.
Sebagai solusi atas penutupan akses perlintasan, Pemerintah Kota Bogor telah menyiapkan sejumlah infrastruktur pendukung.
Salah satunya adalah pembangunan jembatan khusus bagi pengendara sepeda motor dan pejalan kaki di kawasan Pasar Anyar.
Selain itu, pemerintah juga akan memaksimalkan fungsi underpass Kebon Pedes untuk mendukung kelancaran mobilitas kendaraan.
Rekayasa lalu lintas dan pengalihan arus kendaraan turut disiapkan guna mengurai kepadatan di sekitar area pasar dan pusat aktivitas masyarakat.
Pembangunan fasilitas penunjang tersebut diharapkan dapat memberikan akses yang lebih aman sekaligus tetap menjaga konektivitas antarwilayah di sekitar jalur rel kereta api.
Pemerintah Kota Bogor mengimbau masyarakat untuk mengikuti perkembangan informasi resmi terkait jadwal penutupan permanen perlintasan dan pengaturan lalu lintas melalui kanal resmi pemerintah daerah.
Langkah penataan perlintasan sebidang ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam membangun sistem transportasi perkotaan yang lebih aman, tertib, dan berorientasi pada keselamatan pengguna jalan. (opy)
