DPRD DKI Soroti Gedung Pasar dan Sistem Parkir, Warga Jangan Jadi Korban Kelalaian
DPRD DKI Jakarta meminta Pasar Jaya melakukan pembenahan sistem parkir dan audit gedung tua demi keselamatan warga serta mencegah kebocoran pendapatan daerah.

HALLONEWS.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta mendorong Pasar Jaya melakukan pembenahan besar-besaran terhadap sistem parkir dan kondisi gedung pasar yang dinilai sudah menua.
Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nova Harivan Paloh menilai modernisasi pengelolaan menjadi kebutuhan mendesak demi menjaga keselamatan warga sekaligus meningkatkan pelayanan publik.
“Kawasan parkir di sejumlah pasar masih memerlukan penataan serius, mulai dari aspek keamanan, keteraturan, hingga sistem pembayaran,” ujarnya pada Jumat (22/5/2026).
Ia meminta seluruh transaksi parkir dilakukan secara digital agar tidak ada lagi praktik pembayaran ganda maupun kebocoran pendapatan.
“Semua harus transparan dan terpantau secara real time. Ini penting untuk mencegah kebocoran PAD,” katanya.
Lanjutnya, selain parkir, DPRD juga menyoroti kondisi gedung pasar yang sudah berdiri sejak puluhan tahun lalu.
Menurut Nova, pemerintah perlu segera melakukan audit kelayakan untuk memastikan bangunan masih aman digunakan masyarakat.
“Jika ditemukan kondisi berbahaya, maka relokasi area parkir maupun revitalisasi gedung harus segera dilakukan,” tegasnya.
Nova menegaskan pembenahan Pasar Jaya bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga menyangkut rasa aman masyarakat yang setiap hari datang untuk berbelanja maupun berdagang.
“Pasar harus menjadi ruang publik yang aman, nyaman, dan tertib. Itu yang sedang kita dorong bersama,” katanya.
“DPRD berharap Pasar Jaya dapat bergerak cepat melakukan pembenahan agar wajah pasar di Jakarta semakin modern tanpa mengabaikan keselamatan pengunjung dan pedagang,” tambahnya. (fer)
