Indonesia Berduka! Mantan Menhan Ryamizard Ryacudu Wafat di RSPAD

Mantan Menteri Pertahanan RI sekaligus Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto pada usia 75 tahun. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi bangsa Indonesia.

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:05 WIB
Indonesia Berduka! Mantan Menhan Ryamizard Ryacudu Wafat di RSPAD
Mantan Menteri Pertahanan RI Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu (kiri) meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto, Minggu (31/5/2026). Foto: Hallonews

HALLONEWS.ID – Kabar duka datang dari dunia militer dan pemerintahan Indonesia. Mantan Menteri Pertahanan RI sekaligus purnawirawan TNI Angkatan Darat, Ryamizard Ryacudu, meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Minggu (31/5/2026).

Ryamizard mengembuskan napas terakhir pada pukul 14.03 WIB setelah menjalani perawatan di ruang Cardiac Intensive Care Unit (CICU) rumah sakit tersebut. Almarhum wafat dalam usia 75 tahun.

Informasi yang diterima menyebutkan, jenazah almarhum selanjutnya dibawa ke rumah duka untuk proses pemulasaraan sebelum pelaksanaan rangkaian penghormatan dan pemakaman. Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga masih menyusun agenda dan lokasi pemakaman yang akan diumumkan kemudian.

Kepergian Ryamizard menjadi kehilangan besar bagi bangsa Indonesia. Sosoknya dikenal sebagai salah satu perwira TNI yang memiliki perjalanan karier panjang di lingkungan militer sebelum dipercaya menjabat Menteri Pertahanan pada periode 2014–2019.

Sepanjang pengabdiannya, Ryamizard pernah menempati sejumlah posisi strategis di tubuh TNI Angkatan Darat. Ia dikenal luas karena komitmennya terhadap pertahanan negara serta perannya dalam berbagai kebijakan keamanan nasional.

Ucapan belasungkawa mengalir dari berbagai kalangan, baik tokoh pemerintahan, militer, maupun masyarakat yang mengenal kiprah dan dedikasinya selama puluhan tahun mengabdi kepada bangsa dan negara.

Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan menghadapi musibah ini. (agn)