TNI AL Lepas Laksamana Achmad Sutjipto, KSAL: Indonesia Kehilangan Putra Terbaik Bangsa

Mantan KSAL Laksamana TNI (Purn) Achmad Sutjipto dimakamkan secara militer di TMP Kalibata. KSAL Muhammad Ali menyebut bangsa kehilangan sosok teladan dan pejuang TNI AL.

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:17 WIB
TNI AL Lepas Laksamana Achmad Sutjipto, KSAL: Indonesia Kehilangan Putra Terbaik Bangsa
TNI Angkatan Laut memberikan penghormatan terakhir kepada mantan KSAL Laksamana TNI Achmad Sutjipto melalui upacara militer yang dipimpin langsung KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali. (Hallonews/Prana)

HALLONEWS.ID – TNI Angkatan Laut memberikan penghormatan terakhir kepada mantan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI (Purn) Achmad Sutjipto melalui upacara militer yang dipimpin langsung KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali, Kamis (18/6/2026).

Dalam sambutannya, Muhammad Ali menegaskan bahwa kepergian Achmad Sutjipto menjadi kehilangan besar bagi TNI AL dan bangsa Indonesia. Almarhum dinilai sebagai sosok yang mengabdikan hidupnya untuk negara dengan penuh dedikasi dan semangat pengabdian.

“Bangsa Indonesia telah kehilangan putra terbaik yang selalu memegang prinsip-prinsip perjuangan dalam mewujudkan cita-cita bangsa dan negara,” ujar Muhammad Ali saat upacara pemakaman militer di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta Selatan.

Prosesi penghormatan diawali dengan upacara persemayaman di rumah duka di kawasan Kodamar, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada pukul 15.30 WIB. Selanjutnya, jenazah diberangkatkan menuju TMP Kalibata untuk dimakamkan secara militer pada pukul 16.30 WIB.

Muhammad Ali bertindak sebagai inspektur upacara dalam kedua rangkaian prosesi tersebut.

Dalam amanatnya, KSAL menyampaikan bahwa upacara kebesaran militer merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan negara atas jasa, dharma bakti, serta pengabdian almarhum selama menjalankan tugas untuk bangsa dan negara.

Menurutnya, seluruh prajurit TNI AL patut meneladani semangat dan keikhlasan almarhum dalam mengemban amanah selama masa pengabdian.

tni AL1
Jenazah mantan KSAL Laksamana TNI Achmad Sutjipto disemayamkan dengan upacara militer di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama, Kalibata, Jakarta Selatan. (Hallonews/Prana)

“Apa yang dilakukan almarhum semasa hidupnya dalam mengemban tugas dengan penuh semangat dan keikhlasan dapat kita teladani dalam melanjutkan pengabdian kepada bangsa dan negara,” katanya.

Muhammad Ali juga mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan almarhum serta memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan agar diberi ketabahan dan kekuatan menghadapi cobaan tersebut.

“Saya atas nama keluarga besar TNI Angkatan Laut dan teman sejawat almarhum menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan ketabahan, kesabaran, dan perlindungan kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya.

Laksamana TNI (Purn) Achmad Sutjipto meninggal dunia pada Kamis (18/6/2026) sekitar pukul 07.15 WIB di Rumah Sakit Medistra, Jakarta Selatan, setelah menjalani perawatan akibat sakit.

Kabar duka tersebut juga disampaikan Korps Marinir TNI Angkatan Laut melalui akun media sosial resminya yang menyampaikan penghormatan atas jasa dan pengabdian almarhum.

Jenazah sempat disemayamkan di kediamannya di kawasan Kodamar, Kelapa Gading, sebelum dimakamkan dengan upacara militer di TMPNU Kalibata.

Bagi TNI Angkatan Laut, kepergian Achmad Sutjipto bukan hanya kehilangan seorang mantan pemimpin, tetapi juga sosok teladan yang telah memberikan kontribusi besar dalam perjalanan panjang pengabdian kepada negara dan rakyat Indonesia. (agn)