Duta GenRe Kota Bogor Didorong Lebih Aktif Edukasi Remaja hingga Tingkat Kelurahan dan Sekolah

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mendorong para Duta Generasi Berencana (GenRe) untuk lebih aktif mengedukasi masyarakat, khususnya kalangan remaja.

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:20 WIB
Duta GenRe Kota Bogor Didorong Lebih Aktif Edukasi Remaja hingga Tingkat Kelurahan dan Sekolah
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin. (Foto: Hallonews/Yopy)

HALLONEWS ID – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mendorong para Duta Generasi Berencana (GenRe) dan anggota Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) untuk lebih aktif mengedukasi masyarakat, khususnya kalangan remaja, mengenai berbagai isu penting seperti kesehatan, pendidikan, hingga pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Hal tersebut disampaikan Jenal saat menghadiri Final Showdown Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas (Adujak) GenRe Luminary Academy 2026 di Gedung Siliwangi Universitas Pakuan, Kota Bogor.

Sebanyak 29 finalis Duta GenRe dan enam finalis PIK-R mengikuti tahapan akhir seleksi.

Menurut Jenal, ajang tersebut tidak hanya bertujuan memilih pemenang, tetapi juga membentuk generasi muda yang berkualitas dan siap menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

“Goals-nya bukan sekadar ajang kompetisi, tapi dari hasil seleksi sudah terlihat mereka memang remaja-remaja yang memiliki pemikiran sangat teratur. Terutama pemahaman tentang keluarga berencana, pemahaman tentang pendidikan, edukasi lingkungan sehat, dan lain-lain,” ujar Jenal dikutip wartawan media ini Kamis (9/7/2026).

Ia menjelaskan, para Duta GenRe nantinya akan diterjunkan ke setiap kelurahan serta sekolah-sekolah di Kota Bogor untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dan pelajar.

Selain menjadi duta edukasi, mereka juga akan berperan sebagai kepanjangan tangan pemerintah dalam menyosialisasikan pencegahan penyalahgunaan narkoba, bahaya pernikahan usia dini, pencegahan stunting, penerapan pola hidup sehat, hingga pentingnya perencanaan pendidikan dan karier.

“Tentang bahaya pernikahan dini, bahaya stunting, kemudian bagaimana pola hidup sehat, bagaimana cara menata pendidikan dan karier. Jadi Duta GenRe ini nanti akan mengampanyekan hal tersebut, baik di tingkat wilayah maupun ke sekolah-sekolah,” kata Jenal.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bogor, Marse Hendra Saputra, mengatakan proses seleksi Duta GenRe tahun ini diikuti 127 pendaftar yang kemudian disaring menjadi 29 finalis.

Menurutnya, seluruh peserta telah melalui tahapan seleksi sejak April 2026, mulai dari seleksi administrasi, wawancara, unjuk bakat, hingga pembekalan intensif.

“Mereka telah melewati serangkaian proses sejak April 2026. Ada proses administrasi, wawancara, unjuk bakat, hingga pembekalan intensif,” ujarnya.

Marse menambahkan, Duta GenRe yang terpilih akan mewakili Kota Bogor dalam kompetisi tingkat Provinsi Jawa Barat.

Pada kesempatan yang sama, DPPKB juga memberikan penghargaan kepada PIK-R terbaik di tingkat komunitas, kelurahan, dan sekolah.

Ketua Pelaksana Final Showdown Adujak GenRe Luminary Academy 2026, Rahmadandi Prayuda Kahfi, menegaskan bahwa proses pemilihan tidak hanya menilai penampilan peserta, tetapi juga kualitas kepemimpinan, kepedulian sosial, serta kemampuan mereka menjadi teladan bagi remaja.

“Pemilihan Duta GenRe Kota Bogor bukan sekadar mencari figur yang good looking, melainkan mencari remaja yang memiliki visi, kepedulian sosial, dan rasa percaya diri yang tinggi,” katanya. (opy)