KAMAKSI Dorong Publik Tak Berspekulasi, Bank Jakarta Diminta Fokus Layani Nasabah

Di tengah penyidikan kasus kredit PT RMU, KAMAKSI mendorong layanan Bank Jakarta kepada nasabah tetap berjalan optimal dan mengajak publik menghormati proses hukum.

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:00 WIB
KAMAKSI Dorong Publik Tak Berspekulasi, Bank Jakarta Diminta Fokus Layani Nasabah
Gedung Bank Jakarta, Jakarta Pusat. Foto: Bank Jakarta for Hallonews.

HALLONEWS.ID – Kaukus Muda Anti Korupsi (KAMAKSI) mengajak masyarakat mengedepankan asas praduga tak bersalah dalam menyikapi proses hukum terkait fasilitas kredit kepada PT RMU.

Organisasi tersebut menilai langkah Bank Jakarta yang memilih bersikap terbuka dan kooperatif merupakan bentuk penghormatan terhadap proses penegakan hukum sekaligus cerminan komitmen terhadap tata kelola perusahaan yang baik.

Ketua Umum KAMAKSI, Joko Priyoski, mengatakan hasil pemantauan organisasinya menunjukkan aktivitas operasional Bank Jakarta tetap berjalan normal meski tengah menghadapi proses hukum. Pelayanan kepada nasabah juga disebut tidak mengalami gangguan.

“Kami melihat komitmen Bank Jakarta untuk bekerja sama dengan aparat penegak hukum merupakan sikap yang patut diapresiasi. Transparansi dan kepatuhan terhadap mekanisme hukum menjadi modal penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat,” ujar Joko di Jakarta, Jumat (17/7/2026).

Menurutnya, masyarakat perlu membedakan antara proses penyidikan dengan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap. Karena itu, ia mengingatkan agar tidak muncul penghakiman dini yang justru berpotensi menyesatkan opini publik.

“Proses hukum harus dihormati. Selama belum ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap, prinsip praduga tak bersalah harus tetap dijunjung tinggi,” katanya.

Lanjutnya, KAMAKSI mengungkapkan hasil pemantauan di lapangan menunjukkan layanan Bank Jakarta kepada nasabah tetap berlangsung seperti biasa.

Aktivitas bisnis maupun pelayanan disebut tidak terdampak oleh proses hukum yang sedang berjalan.

Joko menilai kondisi tersebut menunjukkan profesionalisme manajemen dalam menjaga stabilitas operasional perusahaan di tengah dinamika yang sedang dihadapi.

“Hingga saat ini kami tidak menemukan adanya gangguan terhadap pelayanan maupun aktivitas operasional Bank Jakarta. Nasabah tetap memperoleh layanan sebagaimana mestinya,” ucapnya.

“Kemampuan menjaga kualitas layanan di tengah situasi yang penuh tantangan menjadi salah satu indikator penting dalam mempertahankan kepercayaan publik terhadap sektor perbankan,” tambahnya.

Ia menuturkan, selain bersikap kooperatif terhadap aparat penegak hukum, KAMAKSI juga menilai langkah Bank Jakarta memperkuat sistem pengendalian internal, kepatuhan, manajemen risiko, serta implementasi prinsip Good Corporate Governance (GCG) merupakan bagian dari transformasi menuju lembaga keuangan yang semakin profesional.

Menurut Joko, penguatan tata kelola menjadi fondasi utama agar bank daerah mampu meningkatkan daya saing sekaligus memperkokoh kepercayaan masyarakat.

“Transformasi yang sedang dilakukan patut mendapat dukungan. Penguatan sistem pengawasan internal, kepatuhan, dan manajemen risiko merupakan langkah strategis untuk membangun lembaga keuangan yang sehat, transparan, dan akuntabel,” tukasnya.

Joko menegaskan proses hukum semestinya dibangun atas dasar fakta, bukan asumsi ataupun spekulasi yang berkembang di ruang publik.

“Kami mengajak masyarakat menghormati seluruh tahapan proses hukum yang sedang berjalan. Biarkan aparat bekerja secara objektif, sementara masyarakat tetap menjaga kepercayaan terhadap sistem perbankan nasional,” tuturnya.

Sebelumnya, manajemen Bank Jakarta menyatakan menghormati seluruh proses hukum terkait fasilitas kredit kepada PT RMU.

Perseroan juga menegaskan akan bersikap kooperatif dengan memenuhi kebutuhan data dan informasi yang diminta aparat penegak hukum sesuai ketentuan perundang-undangan.

“Bank Jakarta turut memastikan seluruh layanan kepada nasabah, aktivitas operasional, serta penerapan prinsip kehati-hatian, transparansi, akuntabilitas, dan Good Corporate Governance tetap berjalan optimal sebagai bagian dari transformasi menuju institusi perbankan yang semakin sehat dan terpercaya,” tandasnya. (fer)