Antrean Haji Dipangkas Jadi 26 Tahun, Prabowo Janji Perjuangkan Lebih Cepat Lagi

Presiden Prabowo ungkap antrean haji kini maksimal 26 tahun dan akan terus dipangkas agar keberangkatan jamaah lebih cepat.

Rabu, 8 April 2026 - 18:44 WIB
Antrean Haji Dipangkas Jadi 26 Tahun, Prabowo Janji Perjuangkan Lebih Cepat Lagi
Presiden Prabowo Subianto. Tangkapan layar hallonews.id

HALLONEWS.ID – Pemerintah terus berupaya memperbaiki sistem penyelenggaraan ibadah haji di Indonesia, termasuk memangkas waktu tunggu yang selama ini menjadi keluhan utama masyarakat.

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa antrean haji yang sebelumnya bisa mencapai puluhan tahun kini berhasil ditekan.

“Alhamdulillah, kita dapat laporan antrean haji tidak lagi 48 tahun. Mulai 2026, antrean haji paling lama 26 tahun, dan saya akan berjuang untuk lebih ringkas lagi,” ujar Prabowo dalam rapat kerja bersama Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Rabu (8/4/2026).

Dia menegaskan, pemerintah tidak akan berhenti sampai di angka tersebut. Upaya pemangkasan antrean akan terus dilakukan agar masyarakat bisa berangkat haji dalam waktu yang lebih cepat dan merata.

Kebijakan ini sejalan dengan langkah Kementerian Haji dan Umrah yang tengah menerapkan sistem antrean baru secara nasional.

Melalui sistem tersebut, masa tunggu haji di berbagai daerah akan diseragamkan, sehingga tidak lagi terjadi kesenjangan mencolok antarprovinsi.

Sebelumnya, beberapa daerah mencatat waktu tunggu hingga 40–48 tahun, sementara daerah lain hanya sekitar 19–25 tahun. Perbedaan ini dinilai perlu diselaraskan demi keadilan bagi seluruh calon jemaah.

Pemerintah juga tengah menyiapkan berbagai langkah strategis lain untuk meningkatkan kualitas layanan haji, mulai dari pengelolaan kuota hingga sistem keberangkatan yang lebih efisien.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan ibadah haji yang lebih adil, transparan, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Indonesia. (*)