Arus Mudik Lebaran 2026 di Jalur Bogor–Sukabumi Diwaspadai, Posko Darurat Didirikan

Langkah Antisipasi Pemerintah sebagai upaya mitigasi, Kementerian Pekerjaan Umum mendirikan posko mudik tanggap darurat di Simpang Exit Tol Parungkuda, Kabupaten Sukabumi.

Sabtu, 21 Maret 2026 - 8:00 WIB
Arus Mudik Lebaran 2026 di Jalur Bogor–Sukabumi Diwaspadai, Posko Darurat Didirikan
Salah satu posko mudik yang didirikan Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Foto: Kementrian PU for Hallonews.id

HALLONEWS.ID – Arus mudik Lebaran 2026 di jalur nasional Bogor–Sukabumi mendapat perhatian khusus dari pemerintah.

Sejumlah titik di jalur tersebut diketahui rawan longsor, sehingga para pemudik diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan selama perjalanan.

Sebagai upaya mitigasi, Kementerian Pekerjaan Umum mendirikan posko mudik tanggap darurat di Simpang Exit Tol Parungkuda, Kabupaten Sukabumi.

Posko ini merupakan bagian dari sejumlah titik siaga yang disebar di jalur nasional yang berpotensi mengalami gangguan.

Berdasarkan pantauan pada Jumat (20/3/2026) saat wilayah Bogor sedang dilanda hujan deras, posko tersebut tampak mencolok dengan warna kuning khas Kementerian PU.

Lokasinya berada tidak jauh dari pos pengamanan (Pospam) Satlantas Polres Sukabumi, sehingga memudahkan koordinasi antarpetugas.

Posko tidak hanya berfungsi sebagai pusat koordinasi, tetapi juga menyediakan berbagai fasilitas bagi pemudik.

Di antaranya tempat istirahat, akses WiFi, serta colokan pengisian daya (charger). Selain itu, armada dan petugas siaga disiapkan untuk merespons cepat jika terjadi kondisi darurat, termasuk bencana longsor.

Kehadiran posko ini bertujuan untuk memastikan kelancaran arus mudik sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melintasi jalur Bogor–Sukabumi.

Sementara itu, salah satu pemudik mengungkapkan bahwa perjalanan tahun ini terasa berbeda.

Ia baru dapat berangkat mendekati hari Lebaran akibat kesulitan mendapatkan tiket. Meski harga tiket mengalami kenaikan hingga dua kali lipat, kondisi arus mudik saat ini justru dinilai lebih lengang dibanding puncak sebelumnya.

Dengan kondisi jalur yang rawan longsor, pemudik diimbau untuk selalu memantau informasi terkini, menjaga jarak aman antar kendaraan, serta meningkatkan kehati-hatian, terutama saat melintasi kawasan perbukitan. (opy)