Dari Telkom ke BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Bawa Strategi ‘3C’ untuk Lindungi Pekerja Indonesia

Profil Saiful Hidayat, Dirut baru BPJS Ketenagakerjaan yang dilantik Cak Imin. Ia membawa strategi 3C: coverage, care, dan credibility untuk perluas perlindungan pekerja.

Sabtu, 21 Februari 2026 - 7:26 WIB
Dari Telkom ke BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Bawa Strategi ‘3C’ untuk Lindungi Pekerja Indonesia
Saiful Hidayat. Hallonews

HALLONEWS.ID – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar resmi melantik Saiful Hidayat sebagai Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan.

Penunjukan ini menandai babak baru kepemimpinan lembaga perlindungan pekerja tersebut.

Usai dilantik, Saiful langsung memaparkan arah kebijakannya melalui strategi yang ia sebut sebagai “3C”: coverage, care, dan credibility.

Tiga kata kunci ini menjadi fondasi kepemimpinannya dalam memperluas perlindungan sosial tenaga kerja di Indonesia.

Saiful menaruh perhatian besar pada perluasan kepesertaan, terutama bagi pekerja informal, pekerja bukan penerima upah, hingga pekerja migran. Kelompok ini dinilai masih menghadapi tantangan dalam akses perlindungan jaminan sosial.

Menurutnya, memperluas cakupan bukan sekadar soal angka kepesertaan, tetapi memastikan setiap pekerja—apa pun statusnya—memiliki perlindungan yang layak dan berkelanjutan.

Fokus kedua adalah peningkatan kualitas layanan. Saiful ingin manfaat yang diterima pekerja dan keluarganya benar-benar terasa, baik dalam proses klaim, akses informasi, maupun kecepatan pelayanan.

Ia menekankan bahwa perlindungan sosial harus hadir sebagai solusi, bukan sekadar administrasi. Pendekatan yang lebih humanis dan responsif menjadi bagian dari transformasi layanan yang akan didorongnya.

Pilar ketiga, credibility, diarahkan pada penguatan tata kelola dan integritas data. Saiful menyadari bahwa kepercayaan publik menjadi modal utama lembaga pengelola dana jaminan sosial.

Ia berkomitmen memperkuat akurasi data, kepatuhan proses, serta kolaborasi strategis dengan pemerintah, pemberi kerja, dan pemangku kepentingan lainnya.

Tujuannya jelas, meningkatkan kepercayaan (trust) masyarakat terhadap BPJS Ketenagakerjaan.

Sebelum dipercaya memimpin BPJS Ketenagakerjaan, Saiful menghabiskan lebih dari tiga dekade kariernya di Telkom Indonesia.

Ia memulai perjalanan profesional pada 1993 dan menempati berbagai posisi strategis di bidang manajemen kinerja dan pengelolaan bisnis.

Jabatan terakhirnya di Telkom adalah Senior Principal Expert Performance Management.

Sebelumnya, ia juga menjabat Vice President Business Performance Management.

Dari sisi akademik, Saiful merupakan lulusan Universitas Brawijaya untuk jenjang sarjana di bidang Telekomunikasi. Ia kemudian meraih gelar Master Multimedia dari ITB serta Doktor Manajemen Strategis dari Universitas Brawijaya.

Perpaduan pengalaman korporasi, latar belakang teknologi, serta keahlian manajemen strategis inilah yang kini diharapkan mampu memperkuat transformasi BPJS Ketenagakerjaan.
.
Dengan strategi 3C yang diusungnya, publik menantikan bagaimana Saiful membawa lembaga ini semakin inklusif, adaptif, dan dipercaya jutaan pekerja Indonesia. (*)