Diduga Jadi Tempat Prostitusi Online, Sejumlah Penginapan dan Kos di Bogor Diobok-obok
Polresta Bogor Kota menggelar razia dengan menyasar penginapan dan kos yang diduga menjadi lokasi prostitusi online. Polisi lakukan pendataan dan pembinaan demi menjaga kamtibmas tetap kondusif.

HALLONEWS.ID – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama Ramadan, jajaran Polresta Bogor Kota menggelar razia
sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat praktik prostitusi online.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas aduan masyarakat sekaligus bagian dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD).
Petugas menyasar sejumlah penginapan, rumah kos, serta titik-titik lain yang dinilai rawan berdasarkan informasi yang dihimpun.
Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pemeriksaan identitas terhadap penghuni maupun tamu, pendataan, serta pembinaan kepada pihak-pihak yang terjaring.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan sekaligus penegakan aturan terhadap aktivitas yang melanggar hukum dan norma sosial.
Selain menyasar individu, petugas juga memberikan imbauan kepada para pengelola tempat usaha agar meningkatkan pengawasan internal.
Pengelola diminta tidak memberikan ruang terhadap praktik-praktik yang berpotensi melanggar hukum, serta lebih selektif dalam menerima tamu.
Kapolresta Bogor Kota Rio Wahyu Anggoro menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan langkah preventif dan represif secara humanis namun tetap tegas dalam memberantas penyakit masyarakat.
Dalam operasi ini, sejumlah pasangan bukan suami istri diamankan petugas. Selanjutnya, mereka dibawa ke Mapolresta Bogor Kota di Jalan Kapten Muslihat, guna dimintai keterangan.
Beberapa barang bukti, salah satunya korek api gas yang diduga sebagai alat untuk menghirup narkoba, diamankan bersama beberapa barang bukti lainnya.
“Upaya ini dilakukan demi menjaga Kota Bogor tetap aman, nyaman, dan kondusif,” ujar Kombes Pol Rio, Selasa (24/2/2026).
Ia menambahkan, kegiatan serupa akan terus digelar secara berkala sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam merespons keresahan masyarakat.
Penindakan tidak hanya berfokus pada pelaku, tetapi juga pada upaya pencegahan agar praktik serupa tidak kembali terjadi.
Polresta Bogor Kota juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan masing-masing.
“Warga diimbau segera melaporkan apabila menemukan indikasi praktik prostitusi online maupun aktivitas lain yang mengganggu ketertiban umum,” pintanya.
Menurutnya, sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan wilayah yang tertib dan bermartabat.
Dengan kolaborasi tersebut, diharapkan Kota Bogor tetap terjaga sebagai kota yang aman serta nyaman bagi seluruh warganya. (opy)
