H-10 Lebaran, Tol MBZ Diserbu Pemudik! 26 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta
Arus mudik Lebaran 2026 mulai terasa. Lebih dari 26 ribu kendaraan tercatat meninggalkan Jakarta melalui Jalan Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed pada H-10 Lebaran.

HALLONEWS.ID – Arus kendaraan yang meninggalkan Jakarta mulai meningkat menjelang libur Idulfitri 1447 Hijriah. Pada H-10 Lebaran 2026, puluhan ribu kendaraan tercatat melintas keluar ibu kota melalui Jalan Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed.
Pengelola jalan tol mencatat 26.449 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui ruas tol layang tersebut. Angka ini meningkat 21,40 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal yang berkisar 21.787 kendaraan.
VP Corporate Secretary and Legal Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, mengatakan peningkatan arus kendaraan terlihat hampir di semua periode waktu.
“Peningkatan sebesar 18,31 persen pada pagi hari, 8,60 persen siang hari, dan kenaikan tertinggi mencapai 60,71 persen pada malam hari dibandingkan kondisi normal,” ujarnya, Jumat (13/3/2026).
Kendaraan Menuju Jakarta Juga Naik
Selain arus keluar, kendaraan yang menuju Jakarta melalui tol MBZ juga mengalami peningkatan.
Tercatat sebanyak 23.060 kendaraan melintas menuju ibu kota atau naik 4,39 persen dibandingkan lalu lintas normal yang mencapai 22.090 kendaraan.
Kenaikan kendaraan menuju Jakarta terjadi pada pagi hari naik 16,97 persen, dan malam hari naik 15,43 persen.
Sementara pada periode siang hari justru mengalami penurunan sekitar 8,20 persen dibandingkan kondisi normal.
Arus Mudik Mulai Terlihat
Data tersebut menunjukkan pergerakan kendaraan di ruas tol layang MBZ mulai meningkat seiring mendekatnya masa libur Lebaran 2026.
Meski demikian, secara umum kondisi lalu lintas di ruas tol tersebut masih terpantau lancar dan terkendali.
Pengelola jalan tol juga memastikan pemantauan lalu lintas dilakukan secara berkala dengan dukungan petugas operasional yang bersiaga di lapangan.
Imbauan Keselamatan bagi Pemudik
PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) mengimbau para pengguna jalan untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik.
Pengendara diminta memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum memulai perjalanan.
Selain itu, pengguna jalan juga diingatkan untuk memastikan kecukupan bahan bakar maupun daya listrik kendaraan serta mewaspadai potensi perubahan cuaca seperti hujan yang dapat memengaruhi jarak pandang dan kondisi jalan. (dul)
