Hujan Tak Kunjung Reda, BMKG: Jabodetabek Basah hingga Awal Pekan
BMKG memprediksi hujan akan mendominasi Jabodetabek hingga awal pekan. Sejumlah wilayah berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat.

HALLONEWS.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang akan mendominasi sejumlah wilayah. Warga Jabodetabek perlu bersiap menghadapi kondisi cuaca yang cenderung basah hingga awal pekan ini.
Di Jakarta Pusat, suhu udara diperkirakan berada di kisaran 24-30 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan cukup tinggi, yakni 73-93%. Kondisi ini membuat udara terasa lebih lembap, terutama pada pagi dan malam hari, sekaligus meningkatkan potensi turunnya hujan.
Secara umum, pola cuaca di kawasan penyangga ibu kota menunjukkan tren serupa. Hujan ringan diprediksi terjadi di wilayah seperti Tangerang, sementara hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Bogor, Depok, hingga Bekasi.
“Suhu udara di wilayah-wilayah tersebut berkisar antara 23-34 derajat Celsius dengan kelembapan yang relatif tinggi,” tulis BMKG dalam keterangannya, dikutip Hallonews, Minggu (5/4/2026).
BMKG mengingatkan masyarakat untuk mengantisipasi perubahan cuaca ini, terutama bagi yang memiliki aktivitas di luar ruangan. Membawa perlengkapan seperti payung atau jas hujan dinilai penting untuk menghindari gangguan aktivitas.
Pada hari ini, intensitas hujan diperkirakan meningkat. Sejumlah wilayah di Jabodetabek, termasuk Jakarta, Tangerang, Bekasi, hingga Bogor, berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat. Meski demikian, BMKG memastikan tidak ada indikasi hujan ekstrem.
Potensi hujan berlanjut pada Senin (6/4/2026). Wilayah Tangerang Raya, sebagian Jakarta, Kepulauan Seribu, dan Kabupaten Bekasi diperkirakan masih diguyur hujan sedang hingga lebat. Bahkan, Kabupaten Bogor disebut memiliki potensi hujan dengan intensitas lebih tinggi.
Sementara itu, pada Selasa (7/4/2026), hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpeluang terjadi di sejumlah titik, termasuk Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Kabupaten Tangerang, hingga Bogor.
BMKG menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi. Informasi prakiraan cuaca ini diharapkan dapat membantu mengatur aktivitas harian agar tetap berjalan lancar tanpa terganggu kondisi cuaca. (dul)
