IPB University Perkenalkan OVOC Internasional dan Potensi Agromaritim Indonesia di Korea Selatan
IPB University melalui program OVOC Internasional 2026 memperluas jejaring global di Korea Selatan melalui promosi inovasi agromaritim, kewirausahaan desa, dan diplomasi kopi Indonesia

HALLONEWS.ID – Lembaga Pengembangan Agromaritim dan Akselerasi Innopreneurship (LPA2I) IPB University melalui program One Village One CEO (OVOC) Internasional 2026 menggelar serangkaian kegiatan di Korea Selatan.
Program ini bertujuan memperkuat jejaring internasional, mempromosikan program unggulan IPB University, serta mengenalkan potensi agromaritim dan produk inovatif Indonesia di kancah global.
Kegiatan diawali dengan partisipasi delegasi IPB University dalam Korea Seafood Show 2026 pada 20 Mei 2026.
Ajang tersebut dimanfaatkan untuk mempelajari perkembangan terbaru industri perikanan dan produk seafood dunia, sekaligus menjajaki peluang kerja sama internasional di bidang inovasi produk, hilirisasi, dan pengembangan sektor agromaritim berkelanjutan.
Delegasi yang mewakili IPB University terdiri dari Dr Roza Yusfiandayani, Syifa Damaianti Suwandi, SPt, MSi, dan Sherly Eka Maulidiya, SP. Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya memperluas jaringan kemitraan strategis dengan berbagai institusi dan pelaku industri di Korea Selatan.
Setelah itu, tim OVOC Internasional menggelar sosialisasi program di Yonsei University bekerja sama dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia Korea Selatan (Perpika).
Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan pada berbagai program pemberdayaan masyarakat, pengembangan kewirausahaan desa, serta akselerasi inovasi yang selama ini dijalankan melalui OVOC Internasional.
Sebagai bagian dari promosi budaya dan komoditas unggulan Indonesia, kegiatan juga diisi dengan pelatihan coffee cupping.
Peserta mendapatkan pengetahuan mengenai karakteristik kopi Indonesia, teknik dasar pengujian cita rasa kopi, hingga praktik mengenali aroma dan profil rasa dari berbagai varietas kopi nusantara.
Pelatihan tersebut mendapat sambutan positif dari mahasiswa internasional dan diaspora Indonesia di Korea Selatan.
Selain memperkenalkan kekayaan kopi Indonesia, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan budaya antara Indonesia dan Korea Selatan.
Rangkaian promosi OVOC Internasional berlanjut di Seoul National University. Pada kesempatan tersebut, tim kembali memaparkan berbagai program pengembangan desa berbasis inovasi, kewirausahaan, dan pemberdayaan masyarakat yang menjadi fokus utama OVOC Internasional.
Selain sosialisasi program, pelatihan coffee cupping kembali digelar sebagai bentuk diplomasi budaya sekaligus promosi komoditas unggulan Indonesia di lingkungan akademik internasional.
Dr Roza Yusfiandayani menegaskan bahwa pelaksanaan OVOC Internasional di Korea Selatan merupakan langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi global dan memperkenalkan potensi inovasi agromaritim Indonesia kepada masyarakat dunia.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap OVOC Internasional dapat menjadi wadah kolaborasi lintas negara dalam pengembangan inovasi, kewirausahaan desa, dan penguatan kapasitas generasi muda untuk menciptakan pembangunan yang berkelanjutan,” ujar Roza dikutip wartawan media ini Rabu (3/6/2026).
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, IPB University tidak hanya memperluas jaringan kerja sama internasional, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang memiliki potensi besar di bidang agromaritim, inovasi desa, dan produk unggulan berbasis sumber daya lokal. (opy)
