Kapolri Ajak Ojol dan Buruh Bersatu Jaga Stabilitas Nasional di Sumsel

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin apel kamtibmas yang melibatkan komunitas ojek online dan buruh dengan tema “Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae” di Stadion Bumi Sriwijaya, Kota Palembang, Minggu (8/3/2026). foto humas Mabes Polri for hallonews.id

Minggu, 8 Maret 2026 - 12:43 WIB
Kapolri Ajak Ojol dan Buruh Bersatu Jaga Stabilitas Nasional di Sumsel
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin apel kamtibmas yang melibatkan komunitas ojek online dan buruh dengan tema “Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae” di Stadion Bumi Sriwijaya, Kota Palembang, Minggu (8/3/2026). foto humas Mabes Polri for hallonews.id

HALLONEWS.ID – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin apel kamtibmas yang melibatkan komunitas ojek online dan buruh dengan tema “Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae” di Stadion Bumi Sriwijaya, Kota Palembang, Minggu (8/3/2026).

Dalam sambutannya, Sigit mengingatkan bahwa situasi global yang semakin memanas berpotensi memengaruhi kondisi dalam negeri. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya ojol dan buruh, untuk bersatu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Oleh karena itu, dalam situasi seperti ini dibutuhkan kekuatan seluruh elemen bangsa, termasuk buruh dan komunitas ojek online, untuk terus bersatu padu menjaga persatuan dan kesatuan, tidak mudah terprovokasi, serta bersama-sama mengawal stabilitas nasional,” ujar Kapolri.

Sigit juga menekankan peran strategis buruh dan ojol dalam perekonomian nasional. Buruh disebut sebagai penggerak utama roda produksi yang menopang aktivitas industri dan pembangunan ekonomi.

Sementara pengemudi ojek online berperan sebagai penghubung vital antara pelaku UMKM dengan konsumen, mendorong perputaran ekonomi khususnya di sektor menengah ke bawah.

kapolri3 1
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin apel kamtibmas yang melibatkan komunitas ojek online dan buruh dengan tema “Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae” di Stadion Bumi Sriwijaya, Kota Palembang, Minggu (8/3/2026). foto humas Mabes Polri for hallonews.id

Lebih lanjut, Kapolri menyampaikan sejumlah upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan buruh, seperti penyesuaian Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2026, penguatan Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan, serta optimalisasi akses manfaat jaminan kecelakaan kerja.

“Polri juga menyediakan akses pelayanan kesehatan melalui Rumah Sakit Bhayangkara bagi buruh dan ojek online, serta memperkuat Desk Ketenagakerjaan di tingkat Polda hingga Polres, agar permasalahan ketenagakerjaan dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat,” jelas Sigit.

Untuk melindungi komunitas ojek online dari risiko kejahatan jalanan, Kapolri menginstruksikan kepada jajaran Kapolda agar segera menyiapkan aplikasi “panic button.” Aplikasi ini diharapkan menjadi alat perlindungan bagi para pengemudi ojol yang berpotensi menjadi korban kejahatan seperti curas (pencurian dengan kekerasan).

“Selanjutnya, dalam rangka melindungi ojek online yang potensial menjadi korban curas, saya meminta Kapolda segera mempersiapkan aplikasi panic button untuk menjaga rekan-rekan ojek online agar tidak menjadi korban kejahatan di jalanan,” pungkasnya. (gin)