Kejahatan Jalanan Tak Bisa Ditangani Polisi Sendiri, LBH Jakarta Bongkar Akar Masalahnya

LBH Jakarta menilai penanganan begal tidak cukup hanya mengandalkan polisi. Perbaikan penerangan jalan dan fasilitas publik dinilai penting demi keselamatan warga.

Minggu, 24 Mei 2026 - 1:00 WIB
Kejahatan Jalanan Tak Bisa Ditangani Polisi Sendiri, LBH Jakarta Bongkar Akar Masalahnya
LBH Jakarta Soroti Jalan Gelap dan Sepi, Dinilai Jadi Pemicu Begal di Ibu Kota. Foto: Hallonews/Feris Pakpahan.

HALLONEWS.ID – Direktur LBH Jakarta, Fadhil Alfathan, menilai persoalan keamanan jalanan di Jakarta tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada aparat kepolisian.

Menurut Fadhil, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memiliki peran besar dalam menciptakan lingkungan yang aman, khususnya bagi pejalan kaki dan pekerja yang masih beraktivitas pada malam hari.

Ia menyoroti banyaknya titik jalan yang minim penerangan dan sepi pengawasan sehingga rawan menjadi lokasi aksi kriminal seperti begal dan pencurian.

“Kondisi jalan yang gelap dan minim fasilitas keamanan membuat masyarakat rentan menjadi korban kejahatan,” kata Fadhil, Sabtu (23/5/2026).

“Karena itu, Pemprov DKI Jakarta diminta segera memperbaiki infrastruktur di kawasan rawan dengan menambah lampu penerangan jalan dan pengawasan lingkungan,” imbuhnya.

Fadhil juga menilai perlindungan terhadap kelompok rentan harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Sebab, keamanan warga berkaitan erat dengan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.

Menurut dia, upaya menekan angka kriminalitas tidak cukup hanya dengan operasi penindakan, tetapi juga harus dibarengi peningkatan kesejahteraan dan akses fasilitas publik yang layak.

Ia menambahkan, transportasi umum yang aman dan mudah diakses hingga malam hari juga menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat perkotaan.

“Banyak pekerja yang pulang larut malam dan bergantung pada transportasi publik. Karena itu layanan transportasi harus tetap aman dan inklusif,” tukasnya.

“LBH Jakarta berharap seluruh pihak, baik kepolisian maupun pemerintah daerah, dapat bergerak bersama agar warga ibu kota tidak lagi dihantui rasa takut saat beraktivitas malam hari,” tambahnya. (fer)