Kota Bogor Jadi Lokasi Pencanangan Gerakan Indonesia ASRI, 700 Peserta Turun Bersih-Bersih
Bogor menjadi lokasi pencanangan Gerakan Indonesia ASRI oleh Kemendagri. Sebanyak 700 peserta mengikuti aksi bersih-bersih dan kampanye pengelolaan sampah berkelanjutan.

HALLONEWS.ID – Kota Bogor ditunjuk sebagai lokasi pencanangan Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) yang digelar Kementerian Dalam Negeri bersama Pemerintah Kota Bogor.
Kegiatan tersebut melibatkan sekitar 700 peserta yang terdiri dari unsur pemerintah, organisasi masyarakat, pelajar, organisasi profesi, hingga kalangan buruh.
Seluruh peserta turun langsung melakukan aksi bersih-bersih sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan menjaga kebersihan lingkungan.
Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengatakan Pemerintah Kota Bogor telah menjalankan berbagai program penanganan sampah sejak Gerakan ASRI dicanangkan secara nasional.
Menurutnya, langkah yang dilakukan meliputi penertiban sampah visual, gerakan beberesih masyarakat, hingga penguatan pemilahan sampah dari sumbernya.
Dedie mengungkapkan produksi sampah di Kota Bogor saat ini mencapai lebih dari 1.000 ton per hari. Karena itu, penanganan dilakukan dari sisi hulu hingga hilir agar pengelolaan sampah berjalan lebih efektif.
“Saat ini, Pemerintah Kota Bogor telah memiliki sekitar 230 bank sampah dan 16 Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R),” kata Dedie, Sabtu (9/5/2026).
Selain itu, Pemkot Bogor juga mengusulkan pembangunan dua titik Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL). Salah satu titik bahkan telah mendapat persetujuan pemerintah pusat.
Fasilitas tersebut direncanakan berada di kawasan Galuga melalui kerja sama antara Pemerintah Kota Bogor, Pemerintah Kabupaten Bogor, dan TNI Angkatan Darat dengan kapasitas penanganan hingga 1.500 ton sampah per hari.
Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Safrizal menyebut Satpol PP memiliki peran penting dalam menggerakkan kesadaran masyarakat karena memiliki kewenangan dalam penegakan peraturan daerah.
Ia meminta seluruh jajaran Satpol PP menjalankan pendekatan humanis dan persuasif agar masyarakat ikut terlibat menjaga kebersihan lingkungan.
Menurutnya, Gerakan Indonesia ASRI diharapkan menjadi gerakan bersama yang diterapkan di seluruh daerah, baik kawasan hulu maupun hilir, guna memperkuat pengendalian sampah secara berkelanjutan.
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Buruh melalui aksi nyata menjaga kebersihan lingkungan di kawasan Situ Gede.
Pemerintah menilai persoalan sampah tidak hanya berasal dari wilayah perkotaan, tetapi juga dipengaruhi kondisi daerah hulu sungai yang masih minim kesadaran pengelolaan sampah.
Sementara itu, Direktur Pol PP dan Linmas Kemendagri Sri Handoko Taruna mengatakan Gerakan Indonesia ASRI merupakan bagian dari amanat Presiden Republik Indonesia untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan, ketertiban, dan keindahan lingkungan. (opy)
