Dedie Rachim dan Bima Arya Meriahkan Bogor City Trail 2026

Wali Kota Bogor Dedie Rachim dan Wamendagri Bima Arya turut meramaikan Bogor City Trail 2026. Dedie berharap lari trail dapat menjadi cabang olahraga yang dipertandingkan pada PON di masa mendatang

Senin, 1 Juni 2026 - 11:30 WIB
Dedie Rachim dan Bima Arya Meriahkan Bogor City Trail 2026
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya dan Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim berlari bersama peserta dalam ajang Bogor City Trail 2026. (Humas Pemkot Bogor for Hallonews)

HALLONEWS.ID – Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, turut ambil bagian dalam ajang Bogor City Trail (BCT) 2026 bersama Wakil Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua Umum Asosiasi Lari Trail Indonesia, Bima Arya, di Jungle Water Park, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Minggu (31/5/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Dedie menyampaikan harapannya agar olahraga lari trail dapat menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) di masa mendatang.

Ia juga mengapresiasi penyelenggaraan BCT 2026 yang telah memasuki tahun keempat. Tahun ini, ajang tersebut diikuti sekitar 1.800 peserta yang terbagi dalam kategori 5 kilometer, 10 kilometer, dan 21 kilometer.

Meski demikian, Dedie mengakui masih terdapat sejumlah aspek yang perlu dibenahi, terutama terkait kualitas lintasan, kebersihan, serta penataan jalur agar BCT semakin diminati oleh para pelari.

“Saat melintasi jalur 5 kilometer, ternyata masih diperlukan sinergi dan kolaborasi yang lebih kuat, terutama untuk mempercantik lintasan. Kita juga harus memperhatikan kebersihan, penanganan sampah, serta kondisi jalur dan jalan yang perlu diperbaiki. Ini akan menjadi bagian dari upaya ke depan agar BCT menjadi pilihan bagi para runner sekaligus memberikan pengalaman menikmati keindahan alam Kota Bogor,” kata Dedie, Senin (1/6/2026).

Menurutnya, peningkatan kualitas lintasan dan penataan kawasan akan menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta, termasuk pelari dari luar negeri.

“Kalau jalurnya indah, tertib, dan bersih, tentu BCT akan menarik lebih banyak peminat, baik dari dalam negeri maupun mancanegara,” ujarnya.

Senada dengan Dedie, Bima Arya menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan BCT dan berharap ajang tersebut terus berkembang dengan skala yang lebih besar pada tahun-tahun mendatang.

“Saya berharap BCT ke depan diperluas lagi skalanya, karena saya melihat banyak pelari mancanegara yang ambil bagian. Selanjutnya, trek larinya juga agar lebih steril. Untuk lebih memeriahkan suasana, bisa ditambah berbagai gimmick khas lokal,” kata Bima.

Menurutnya, BCT 2026 memiliki keunikan karena mampu mengakomodasi pelari road run yang ingin mencoba atau mulai tertarik dengan lari trail.

“Komposisinya 80 persen trail dan 20 persen road, tetapi trail-nya tetap ramah. Bagi para pemula ini menarik, sedangkan bagi pelari trail berpengalaman juga cukup menantang, apalagi ada kategori 21 kilometer. Jadi bagus sekali untuk menjadi ikon trail yang fun di Kota Bogor,” ujarnya.

Dengan antusiasme peserta yang terus meningkat dan dukungan berbagai pihak, Bogor City Trail diharapkan semakin berkembang menjadi salah satu ajang lari trail unggulan di Indonesia sekaligus memperkenalkan potensi wisata alam Kota Bogor kepada masyarakat luas. (opy)