Luapan Kali Sabi Sebabkan Lima Kecamatan di Kabupaten Tangerang Terdampak Banjir
BPBD catat lima kecamatan terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 30 sentimeter hingga 1,5 meter akibat meluapnya Kali Sabi

HALLONEWS.ID – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Tangerang sejak Sabtu (7/3) malam hingga Minggu dini hari menyebabkan banjir di sejumlah wilayah.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat sedikitnya lima kecamatan terdampak dengan ketinggian air mencapai 30 sentimeter hingga 1,5 meter.
Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, mengatakan hingga Minggu pagi petugas masih melakukan pendataan di lapangan untuk mengetahui jumlah pasti warga yang terdampak.
“Data sementara menunjukkan ada lima kecamatan yang terdampak banjir di Kabupaten Tangerang,” kata Taufik kepada wartawan di Tangerang, Minggu (8/3/2026).
Menurutnya, hujan deras yang terjadi dalam beberapa jam terakhir mengakibatkan ratusan rumah warga tergenang air. Namun, jumlah kepala keluarga yang terdampak masih dalam proses pendataan oleh aparat setempat bersama petugas BPBD.
Adapun wilayah yang dilaporkan terdampak banjir antara lain Kelurahan Bencongan di Kecamatan Kelapa Dua. Kemudian di Kecamatan Tigaraksa meliputi Desa Margasari, Desa Cisereh, serta Desa Pasir Bolang atau kawasan Olek.
Banjir juga dilaporkan terjadi di Kecamatan Rajeg, tepatnya di Perumahan Mutiara Tanjakan di Desa Tanjakan, Perumahan Villagio Residence di Desa Jambu Karya, dan Perumahan Royal Residence di Desa Sukatani.
Sementara di Kecamatan Kronjo, banjir merendam wilayah Desa Pasilian. Sedangkan di Kecamatan Pasar Kemis, genangan air terjadi di Perumahan Villa Tomang yang berada di Desa Gelam Jaya.
Seorang warga setempat, Sutrisno, menyebut banjir dipicu oleh meluapnya aliran Kali Sabi yang terjadi sejak Sabtu siang.
“Air mulai naik sejak sore, tapi paling tinggi terjadi sekitar malam hari. Kami tidak sempat banyak menyelamatkan barang karena air datang cukup cepat,” kata Sutrisno, warga setempat. (gin)
